Pencarian

Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo Bagikan Bansos di Depok, Bentuk Pengabdian Calon Perwira di Tengah Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 • 08:46:31 WIB
Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo Bagikan Bansos di Depok, Bentuk Pengabdian Calon Perwira di Tengah Masyarakat
Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo menyerahkan bantuan sosial kepada warga di Kelapa Dua, Depok, Sabtu (22/8/2026).

GORONTALO — Pendidikan calon perwira Polri tidak melulu soal penguasaan teknik kepolisian di ruang kelas atau lapangan. Ada dimensi lain yang tak kalah penting: kepekaan membaca persoalan warga dan keberanian untuk hadir ketika mereka membutuhkan. Nilai itulah yang coba ditanamkan kepada Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Polda Gorontalo melalui aksi sosial di wilayah Depok, Kelapa Dua, Sabtu (22/8/2026).

Dipimpin Siswa SIP Deddy Sunandar Izaak dengan nomor siswa 0633, kegiatan ini melibatkan 10 personel asal Polda Gorontalo. Sekilas, agenda ini tampak sederhana: bertemu warga, lalu menyalurkan bantuan. Namun di balik itu, ada pesan besar tentang untuk siapa kewenangan dan kepemimpinan Polri nantinya dijalankan.

Bansos Inisiatif Siswa, Bukan Instruksi Atasan

Deddy menegaskan bahwa penyaluran bansos ini murni berasal dari inisiatif internal para siswa. "Bantuan sosial ini merupakan inisiatif dari Siswa SIP Angkatan 56 sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian. "Kami ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian dan kehadiran langsung di tengah masyarakat," pungkasnya.

Pembentukan Karakter Sejak Dini

Kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter calon perwira. Para siswa belajar bahwa masyarakat bukan sekadar objek pelayanan, melainkan bagian utama dari pengabdian kepolisian.

Kehadiran Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo di Depok menjadi gambaran bahwa semangat pengabdian tidak dibatasi oleh wilayah asal maupun tempat pendidikan. Meski masih berstatus siswa, mereka mencoba membangun interaksi langsung dengan masyarakat melalui aksi sosial.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekitar, sekaligus menjadi bekal berharga bagi para calon perwira sebelum kembali bertugas di daerah masing-masing.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mimoza.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks