GORONTALO — Desa Kembang Kuning di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Cepogo, Boyolali, menjadi saksi rampungnya pengabdian puluhan relawan BUMN. Mereka datang bukan hanya untuk seremonial, tetapi membawa program yang menyentuh langsung kebutuhan warga: dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi produktif.
Program yang mengusung tema "Sebelas Lokasi, Satu Panggilan untuk Negeri" ini merupakan wadah pengabdian insan BUMN dalam implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Desa Kembang Kuning menjadi salah satu dari 11 lokasi yang dipilih di seluruh Indonesia pada 2026.
Bukan Sekadar Kegiatan Seremonial
Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, menegaskan bahwa kepercayaan menjadi koordinator pelaksana adalah amanah untuk menghadirkan manfaat nyata. Ia menyebut pengabdian ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara relawan dan masyarakat.
"Pengabdian ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan awal dari hubungan jangka panjang antara relawan, masyarakat Desa Kembang Kuning, dan BUMN," ujarnya.
Ukuran keberhasilan program, menurut Avirianto, sederhana namun konkret: apakah manfaatnya masih terasa ketika kegiatan sudah usai. "Semoga sinergi BUMN dan masyarakat dapat terus mendorong Desa Kembang Kuning semakin maju, sejahtera, dan mandiri," tambahnya.
Dari Taman Sitinggil hingga Panen Tembakau
Selama empat hari, para relawan turun langsung ke lapangan. Mereka terlibat dalam pelayanan dan edukasi kesehatan, serta kegiatan edukatif bagi siswa SDN 1 Kembang Kuning. Dukungan juga diberikan untuk proses pengepakan dan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di sektor lingkungan dan ekonomi, relawan bersama warga merevitalisasi kawasan Taman Sitinggil melalui kerja bakti dan pengecatan. Aksi tanam bibit pohon dan panen raya tembakau juga dilakukan, melibatkan langsung para petani setempat.
Interaksi dengan pelaku UMKM menjadi perhatian khusus. Para relawan memberikan sesi edukasi pemasaran produk unggulan dan pemanfaatan media sosial agar jangkauan pasar lebih luas. Edukasi pengelolaan potensi wisata serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pertanian juga tak luput dari agenda.
Apresiasi Pemkab Boyolali
Bupati Boyolali, Agus Irawan, mengapresiasi penyelenggaraan program ini. Ia menilai kehadiran relawan BUMN membantu membuka peluang ekonomi dan memperkuat pendidikan serta lingkungan di wilayahnya.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan program saja, tapi menjadi awal dari kerja sama dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan," katanya saat pembukaan program.
Momen peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga diisi dengan upacara dan kegiatan kebersamaan yang melibatkan anak-anak, pemuda, dan warga. Semangat kolaborasi inilah yang diharapkan terus terpelihara meski para relawan telah kembali ke tugas masing-masing.