GORONTALO UTARA — Keterbatasan modal usaha menjadi keluhan pertama yang disampaikan warga Gentuma Raya kepada anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan V, Ridwan Monoarfa. Aspirasi itu masuk melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD agar pelaku UMKM bisa mengembangkan usaha dan menambah pendapatan keluarga.
Reses di Desa Bohusami, Kecamatan Gentuma, menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi. Selain Ridwan, hadir Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Utara Dewi Dungohi dan Kepala Desa Bohusami Ice Laleno.
Air Bersih Jadi Persoalan Mendasar Saat Kemarau
Keluhan paling menonjol adalah sulitnya mendapat air bersih, terutama ketika musim kemarau tiba. Menanggapi hal itu, Ridwan bersama sejumlah anggota DPRD Dapil V bergerak mendistribusikan air bersih ke warga.
Ridwan menilai kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang harus ditangani serius. Masyarakat, katanya, tidak boleh dibiarkan menghadapi kesulitan air tanpa langkah penanganan.
Warga Bertahan dengan Bitule Saat Ekonomi Terpuruk
Persoalan air bersih berkelindan dengan kondisi ekonomi keluarga yang kian sulit saat kemarau. Sebagian warga di Kecamatan Gentuma bahkan mengandalkan makanan sederhana seperti bitule atau ubi parut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menyikapi kondisi itu, Ridwan berencana turun langsung ke pasar-pasar tradisional di Desa Bohusami dan sekitarnya. Langkah tersebut diharapkan memberi gambaran nyata soal kondisi ekonomi warga, aktivitas perdagangan, serta kebutuhan pelaku usaha kecil.
Nelayan Bohusami Belum Punya Kotak Pendingin Ikan
Kepala Desa Bohusami Ice Laleno menyampaikan kebutuhan warga nelayan, khususnya bantuan coolbox atau kotak pendingin ikan. Warga yang menjajakan hasil tangkapan ke pasar masih kesulitan menjaga kesegaran ikan karena fasilitas penyimpanan belum memadai.
Bantuan coolbox dinilai dapat membantu nelayan mempertahankan kualitas ikan, menekan risiko kerugian akibat ikan cepat rusak, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.
Jalan Lingkar Kecamatan Becek Saat Musim Hujan
Kader Dino menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan lingkar kecamatan di Desa Bohusami. Kondisi jalan itu dinilai butuh penanganan karena becek dan sulit dilalui ketika musim hujan.
Dino juga menyoroti bantuan bibit dari pemerintah yang menurutnya belum termanfaatkan sebagaimana mestinya. Evaluasi diperlukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai kebutuhan dan kondisi penerima.
Dua Masjid di Gentuma Berharap Bantuan Pemprov
Warga juga mengusulkan bantuan untuk rumah ibadah. Masjid di Desa Pasalae dan Desa Ketapang, Kecamatan Gentuma, diharapkan mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Seluruh aspirasi dari reses tersebut mencakup kebutuhan yang luas, dari infrastruktur hingga kebutuhan dasar, ketahanan ekonomi keluarga, pemberdayaan UMKM, pertanian, perikanan, dan fasilitas keagamaan. Ridwan diharapkan membawa aspirasi warga Bohusami dan Gentuma Raya ke pembahasan bersama Pemprov Gorontalo sesuai kewenangan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.