GORONTALO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat hujan ringan hingga sedang terjadi di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pohuwato, dan Kota Gorontalo. Turunnya hujan disambut warga setelah beberapa bulan terakhir wilayah berjuluk Serambi Madinah itu dilanda kemarau.
Data BMKG menunjukkan suhu udara di enam wilayah tersebut berkisar 22 hingga 34 derajat Celsius. Kabupaten Gorontalo diperkirakan 23–33 derajat Celsius, Boalemo 22–32 derajat Celsius, Bone Bolango 22–32 derajat Celsius, dan Pohuwato 22–31 derajat Celsius.
Gorontalo Utara berada di kisaran 26–32 derajat Celsius, sementara Kota Gorontalo 24–34 derajat Celsius.
11 Kecamatan Masuk Peringatan Dini Hujan Lebat dan Petir
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai petir di sejumlah kecamatan. Wilayah yang masuk dalam peringatan itu antara lain Batudaa, Bilato, Danau Limboto, Dengilo, Dungaliyo, Limboto, Limboto Barat, Mananggu, Pinogu, Suwawa Timur, dan Tabongo.
Warga di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan deras, petir, angin kencang, serta genangan air. Peringatan ini berlaku menyusul perubahan kondisi cuaca yang cepat di wilayah Gorontalo.
Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026
Sebelumnya BMKG memprediksi musim hujan akan terjadi pada November 2026. Prediksi itu sejalan dengan hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah Gorontalo pada awal bulan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat masa peralihan dari kemarau ke musim hujan.
Warga yang hendak beraktivitas di luar ruang diminta memantau perkembangan cuaca harian. Untuk wilayah dengan peringatan dini, warga disarankan menyiapkan langkah antisipasi terhadap genangan air dan angin kencang.