BONE BOLANGO — Personel Unit Kamsel Satlantas Polres Bone Bolango turun ke sekolah membawa materi budaya tertib berlalu lintas. Program Police Goes to School ini menyasar pelajar agar memahami aturan berkendara sekaligus menanamkan nilai disiplin dan wawasan kebangsaan.
Kasat Lantas Polres Bone Bolango, Iptu Jefriansyah Susanto Tangahu, mengatakan edukasi ini tidak hanya berfokus pada aturan berkendara. Lebih dari itu, kegiatan bertujuan membangun budaya disiplin dan tanggung jawab sejak usia sekolah.
“Para pelajar dibekali materi mengenai budaya tertib berlalu lintas, serta penguatan nilai-nilai disiplin dan wawasan kebangsaan,” ucap Iptu Jefri dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).
Materi Interaktif agar Pelajar Paham, Bukan Sekadar Hafal
Penyampaian materi dirancang secara interaktif. Pendekatan ini dipilih agar siswa tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga memahami alasan pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.
Dengan cara ini, pesan keselamatan diharapkan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam keseharian para pelajar.
Pelajar Jadi Jembatan Sosialisasi ke Keluarga
Polres Bone Bolango menilai pelajar punya peran strategis menyebarluaskan budaya tertib berlalu lintas. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah diharapkan dapat diteruskan kepada orang tua dan anggota keluarga lainnya.
“Melalui edukasi ini, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada orang tua dan lingkungan sekitarnya,” kata Iptu Jefri.
Membangun Kedekatan Polisi dengan Generasi Muda
Program ini sekaligus menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan generasi muda. Interaksi tersebut membuka ruang bagi pelajar untuk memahami persoalan keselamatan lalu lintas serta konsekuensi dari pelanggaran aturan.
Pembinaan karakter juga diarahkan pada penanaman kedisiplinan dan kesadaran hukum. Nilai-nilai itu dinilai penting sebagai bekal pelajar menjalani kehidupan sosial secara bertanggung jawab.
Komitmen Sinergi dengan Satuan Pendidikan
Polres Bone Bolango berkomitmen melanjutkan sinergi dengan satuan pendidikan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan. Lingkungan sekolah diharapkan menjadi ruang aman dan kondusif untuk menanamkan budaya tertib sejak dini.
“Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, taat hukum, berkarakter dan yang paling utama menjadi pelopor keselamatan pada diri sendiri,” tambah Iptu Jefri.