Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta seluruh kantor wilayah dan satuan kerja pemerintah pusat di daerah menggencarkan publikasi program nasional agar masyarakat mengetahui manfaat anggaran yang telah disiapkan. Instruksi ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) pelaksanaan program nasional di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis. Salah satu yang disorot adalah anggaran angkutan laut perintis Rp 62,2 miliar untuk empat kapal pada 2026.
GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta seluruh instansi vertikal dan satuan kerja pemerintah pusat di daerah memaksimalkan fungsi kehumasan untuk mempublikasikan program nasional. Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi kunci agar rakyat mengetahui layanan dan dukungan anggaran yang telah disiapkan pemerintah.
Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) yang membahas pelaksanaan program nasional di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo di Gorontalo, Kamis.
Anggaran Tol Laut Capai Rp 62,2 Miliar untuk Empat Kapal
Gusnar menyoroti minimnya informasi publik mengenai dukungan pemerintah terhadap layanan angkutan laut perintis. Padahal, pada 2026 pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 62,2 miliar untuk layanan ini di Provinsi Gorontalo.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional empat kapal, yakni KM Sabuk Nusantara 97, KM Sabuk Nusantara 83, KM Sabuk Nusantara 76, dan KM Daraki.
"Rakyat menunggu hasil rapat ini. Semua bisa jadi berita, termasuk alokasi yang disiapkan pemerintah untuk anggaran transportasi tol laut Sabuk Nusantara dengan harga tiket Rp35 ribu. Ini rakyat tidak tahu, padahal kita sudah bekerja," katanya menegaskan.
Dampak Angkutan Laut Perintis bagi Ekonomi Masyarakat
Gusnar menilai informasi mengenai dukungan anggaran dan layanan publik perlu disampaikan secara masif. Program pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
Ketersediaan angkutan laut perintis, kata dia, dapat membuka akses masyarakat terhadap transportasi sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan hasil produksi. Aktivitas ekonomi di wilayah layanan pun dapat bergerak lebih cepat.
Ia mencontohkan dukungan pemerintah terhadap layanan angkutan laut perintis pangkalan Gorontalo dan Kwandang yang dapat membantu mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi barang antardaerah.
Instansi Diminta Manfaatkan Semua Media
Gusnar meminta setiap kantor wilayah dan satuan kerja tidak menghindari wartawan. Justru sebaliknya, mereka perlu menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan publik.
"Oleh karena itu manfaatkan semua media. Jangan kalau ada wartawan kita justru menghindar, mereka perlu data dan rakyat butuh informasi program yang akan dan telah dilaksanakan pemerintah," katanya.
Ia berharap keterbukaan informasi mengenai program nasional di daerah dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus memastikan manfaat kebijakan dan belanja pemerintah benar-benar diketahui oleh masyarakat. Dengan begitu, setiap rupiah anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh warga.