GORONTALO UTARA — Musyawarah Besar yang digelar dalam rangkaian Reuni Akbar SDN 2 Ponelo Kepulauan menghasilkan keputusan bulat. Herman Adam ditunjuk sebagai Ketua Formatur Ikatan Alumni (IKA), sebuah posisi strategis yang memberinya wewenang penuh untuk merancang masa depan organisasi.
Sebagai ketua formatur, Herman tidak hanya bertugas menyusun struktur kepengurusan inti. Ia juga diminta menyiapkan program kerja awal yang akan menjadi fondasi gerak organisasi alumni ke depan.
Alumni Tersebar, Silaturahmi Mulai Direkatkan Lewat Wadah Baru
Pembentukan IKA ini lahir dari keprihatinan akan meregangnya hubungan antaralumni. Jarak tempat tinggal dan kesibukan masing-masing disebut sebagai faktor utama yang selama ini memisahkan mereka.
"Tujuan utama pembentukan ikatan alumni ini adalah merapatkan kembali barisan silaturahmi. Setelah menjadi alumni, kita dipisahkan oleh jarak, waktu dan aktivitas masing-masing," kata Herman.
Organisasi ini diharapkan lebih dari sekadar ajang nostalgia tahunan. IKA dirancang menjadi ruang komunikasi permanen bagi lintas angkatan, sekaligus pintu masuk kontribusi nyata untuk almamater.
Langkah Awal: Validasi Nomor Kontak dan Data Angkatan
Herman menegaskan, prioritas pertama yang akan dieksekusi adalah penguatan jaringan komunikasi. Ia mengajak seluruh alumni untuk saling bertukar nomor kontak agar tidak ada lagi angkatan yang putus kabar.
"Lewat ikatan alumni ini kita bisa terus berhubungan dan berkomunikasi. Karena itu, kami mengajak seluruh alumni untuk saling bertukar nomor kontak agar komunikasi antarangkatan tetap terjaga," ujarnya.
Langkah ini dinilai krusial sebelum organisasi bergerak lebih jauh. Dengan data kontak yang valid, berbagai program kerja yang melibatkan partisipasi alumni diyakini dapat berjalan lebih efektif.
Reuni Akbar Jadi Momentum Awal Konsolidasi
Reuni Akbar SDN 2 Ponelo Kepulauan Tahun 2026 yang digelar Sabtu (30/8) menjadi titik tolak konsolidasi. Kegiatan ini mempertemukan alumni dari berbagai angkatan yang selama ini tersebar di sejumlah daerah.
Terpilihnya Herman Adam sebagai formatur menandai babak baru pengelolaan hubungan alumni secara lebih terstruktur. Selanjutnya, publik menantikan komposisi kepengurusan definitif yang akan diumumkan dalam waktu dekat.