GORONTALO — Roku, perusahaan platform streaming asal Amerika Serikat, tidak lagi hanya mengandalkan perangkat pemutar streaming murah. Produsen ini kini menjajal segmen premium lewat lini TV OLED pertama yang mengusung merek sendiri. TV ini menargetkan pengguna yang menginginkan kualitas panel organik tanpa harus berpindah ekosistem.
Keunggulan Panel OLED untuk Pengalaman Nonton
Teknologi OLED memberikan kontras yang jauh lebih dalam dibandingkan panel LED konvensional. Hitam tampil benar-benar pekat, warna lebih hidup, dan sudut pandang ultra-wide memastikan gambar tetap akurat meski dilihat dari samping. Roku menyebut pengguna tidak perlu repot mengatur ulang pengaturan gambar sebelum menonton.
Fitur Roku Smart Picture Max secara otomatis menyesuaikan tampilan berdasarkan konten yang sedang diputar. Film bergenre thriller yang gelap, animasi cerah, hingga siaran langsung olahraga akan mendapat optimasi tanpa intervensi manual.
Spesifikasi yang Dibawa Roku Pro Series OLED
Selain kualitas panel, Roku menonjolkan desain tipis dengan bingkai logam ramping dan manajemen kabel terintegrasi di bagian belakang. Untuk gamer, tersedia Automatic Game Mode yang menekan input lag saat konsol terhubung, berpadu dengan refresh rate 144Hz.
Remote yang disertakan memiliki tombol backlit, pintasan yang bisa dikustomisasi, mode headphone Bluetooth, serta fitur pencari remote. Semua ini dibungkus dalam satu paket yang tidak memerlukan perangkat tambahan untuk menikmati konten streaming.
Harga dan Ketersediaan di Pasar
Roku Pro Series OLED tersedia dalam dua ukuran: 55 inci dan 65 inci. Keduanya mulai dijual hari ini secara eksklusif melalui Amazon. Sementara itu, varian LX dengan harga lebih tinggi baru akan dirilis Oktober 2025 mulai dari US$ 1.299, yang jika dikonversi setara sekitar Rp 21,4 juta.
Belum ada konfirmasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia. Namun, produk Roku selama ini banyak diburu pasar lokal melalui toko daring lintas negara, mengingat ekosistem aplikasi streaming yang luas dan harga kompetitifnya.
Posisi Roku di Pasar Perangkat Rumah
Langkah ini menempatkan Roku bersaing langsung dengan merek TV OLED mapan seperti LG dan Sony, sekaligus dengan pemain streaming lain yang juga merambah hardware, misalnya Amazon Fire TV. Dengan menghadirkan TV berpanel OLED di bawah angka US$ 1.000, Roku mencoba memikat konsumen yang selama ini menganggap teknologi OLED masih mahal.
Keputusan ini juga datang di tengah ekspansi bisnis Roku yang lebih agresif. Perusahaan baru saja menaikkan harga perangkat streaming hingga US$ 50, dan sedang dalam proses akuisisi oleh Fox senilai US$ 22 miliar. Langkah diversifikasi ke segmen TV premium kemungkinan akan menjadi penopang pendapatan baru di tengah tekanan margin bisnis perangkat keras.