Pencarian

15 Tusukan ke Istrinya, Pelaku Penikaman di Gorontalo Akan Diperiksa Kejiwaannya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:56:01 WIB
15 Tusukan ke Istrinya, Pelaku Penikaman di Gorontalo Akan Diperiksa Kejiwaannya
Wali Kota Gorontalo menjenguk korban penikaman yang dirawat intensif di Rumah Sakit Aloei Saboe.

GORONTALO — Peristiwa penikaman yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya dengan 15 tusukan di sekujur tubuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyebut tindakan tersebut di luar batas kewajaran dan memastikan kondisi kejiwaan pelaku akan diperiksa secara medis.

"Sungguh sadis," ujar Adhan Dambea usai menjenguk korban di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS), Senin lalu.

Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Pernyataan tersebut disampaikan wali kota menyusul informasi yang diterimanya dari dokter yang menangani korban. Menurut Adhan, aksi penikaman itu tidak terjadi saat pasangan sedang bertengkar atau cekcok, melainkan dalam suasana yang tidak lazim untuk tindak kekerasan.

"Pelaku pasti punya gangguan jiwa, karena peristiwa pembacokan itu dilakukan bukan saat cekcok," tegasnya.

Dugaan gangguan kejiwaan ini yang kemudian mendasari langkah pemkot untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi mental pelaku. Hal ini dinilai penting untuk mengetahui akar permasalahan di balik tindakan brutal yang dilakukan dalam situasi yang terkesan romantis tersebut.

Korban Jalani Operasi 7 Jam, Satu Luka Hampir Tembus Jantung

Dari keterangan dokter yang diterima wali kota, korban harus menjalani operasi selama tujuh jam untuk menyelamatkan nyawanya. Tim medis menemukan sejumlah luka tusuk berbahaya di tubuh korban, salah satunya nyaris mengenai jantung. Selain itu, organ usus korban juga mengalami luka akibat tusukan benda tajam tersebut.

Kondisi kritis yang dialami korban menunjukkan betapa fatalnya serangan yang dilancarkan pelaku. Belasan luka tusukan yang tersebar di sekujur tubuh mengindikasikan adanya unsur kebrutalan yang tidak wajar dalam peristiwa tersebut.

Wali Kota Imbau Suami Kontrol Emosi

Menyikapi kejadian ini, Adhan Dambea mengimbau para suami di Gorontalo untuk mampu mengontrol emosi dan tidak menyelesaikan masalah rumah tangga dengan kekerasan. Ia menegaskan bahwa jika sebuah hubungan sudah tidak dapat dipertahankan, ada cara-cara yang lebih baik dan bermartabat untuk mengakhirinya.

"Kalau memang sudah tidak suka, kembalikan dengan baik-baik pada keluarganya," imbaunya.

Pemkot Fokus pada Pemulihan Korban

Wali kota menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mempermasalahkan latar belakang pribadi yang memicu terjadinya penikaman tersebut. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memberikan perlindungan dan memastikan pemulihan korban yang tengah berjuang di rumah sakit.

"Soal itu urusan pribadi mereka, tetapi sebagai Wali Kota saya harus melindungi rakyat saya yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah," tutup Adhan.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rgol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks