GORONTALO — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus memastikan delapan unit Portable X-Ray akan tiba di Provinsi Gorontalo pada bulan September. Kepastian ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Gorontalo, Kamis.
Bantuan tersebut merupakan program Kemenkes RI untuk memperkuat upaya percepatan eliminasi TBC. Fokus utamanya adalah memperluas dukungan sarana deteksi dini, termasuk melalui penyaluran alat Portable X-Ray ke sejumlah provinsi dengan beban kasus TBC tinggi.
Perluasan Jangkauan Skrining TBC di Lapangan
Wamenkes menjelaskan, penggunaan Portable X-Ray diharapkan memperluas akses pemeriksaan, khususnya dalam mendukung penemuan kasus secara aktif. Perangkat yang fleksibel ini dinilai penting untuk mendekatkan proses deteksi TBC kepada masyarakat.
"Saya harapkan bulan September ini, alat tersebut sudah tiba di Gorontalo," kata Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus.
Alat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat kegiatan penemuan kasus TBC, termasuk mendukung pelaksanaan skrining di masyarakat.
Dari 18 Provinsi ke 20 Provinsi Lainnya
Sebelumnya, Kemenkes telah menyalurkan Portable X-Ray di 18 provinsi yang menyumbang 80 persen kasus TBC di Indonesia. Saat ini, masih ada 20 provinsi lain yang sedang dalam proses pengiriman, termasuk Gorontalo.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat eliminasi TBC. Kehadiran alat pemeriksaan di daerah diharapkan mampu mempercepat identifikasi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Peresmian Kecamatan Siaga TBC di Tilango
Dalam kunjungan kerja yang sama, Wamenkes Benjamin bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus meresmikan Kecamatan Siaga TBC di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terintegrasi dengan skrining TBC, serta pelayanan kesehatan oleh dokter spesialis.