GORONTALO — Ribuan pasang mata tertuju pada 25 anggota Paskibraka yang menjadi pusat perhatian dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Gorontalo. Mereka bertugas dengan dua tim berbeda, yakni Tim Maleo untuk upacara penaikan bendera dan Tim Anoa untuk upacara penurunan bendera.
Proses seleksi yang ketat berhasil menjaring pelajar terbaik dari berbagai sekolah menengah atas dan madrasah di Provinsi Gorontalo. Keberhasilan mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua, keluarga, serta sekolah asal masing-masing.
Tim Maleo: Pasukan Pengibar Bendera HUT ke-81 RI
Tim Maleo dipercaya menjalankan tugas utama pada upacara penaikan bendera. Berikut daftar lengkap anggotanya:
Komandan Kelompok 17: Mohammad Raditya Alfayed Panua
Pelajar asal MAN 1 Kota Gorontalo ini lahir di Gorontalo, 8 April 2010. Ia merupakan putra dari pasangan Rikyanto Panua dan Pricilia Juliana Lie.
Pembawa Baki: Aprilia Pratiwi Abas
Siswi SMA N 3 Kota Gorontalo ini lahir pada 3 April 2010. Aprilia adalah putri dari almarhum Arifin Abas dan Herlina M Gani. Posisi cadangan pembawa baki ditempati oleh Nur Atika H. Bungi dari MAN 1 Kota Gorontalo.
Komandan Kelompok 8: Faithpele Hezekiah Eliora Walukow
Pelajar SMA N 1 Kota Gorontalo yang lahir di Amurang, 29 April 2010 ini mengemban amanah sebagai komandan. Ia merupakan putra dari Benny Alfrits Yohanes Walukow dan Mercy Emmaliny Cornelia Sumampow.
Penggerek dan Pembentang Bendera
Awaludin Saputra Olii dari SMA N 1 Kabila bertugas sebagai penggerek bendera. Sementara itu, Muhammad Fauzan Gumulu dari MAN 1 Kota Gorontalo dipercaya sebagai pembentang bendera. Fauzan lahir di Gorontalo, 4 Agustus 2010, dari pasangan Abdul Salim Gumulu dan Sri Agustin Sugito.
Tim Anoa: Pasukan Penurunan Bendera
Untuk upacara penurunan bendera, Tim Anoa menempatkan Muhammad Fauzan Gumulu sebagai Komandan Kelompok 17. Sementara posisi komandan kelompok 8 diisi oleh Mohammad Raditya Alfayed Panua.
Petugas Baki dan Bendera di Tim Anoa
Olivia Zuliyanti Mohamad dari SMA N 1 Boliyohuto bertindak sebagai pembawa baki. Silvriyanti Lakoro dari SMA N 1 Limboto Barat menjadi cadangan pembawa baki. Tugas penggerek bendera dipercayakan kepada Mahfuddin Kahar dari SMA N 1 Gorontalo Utara, dan Akhdan Prasetyo Panggato dari SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo sebagai pembentang bendera.
Seluruh anggota Paskibraka ini telah melalui proses pembinaan dan latihan intensif sebelum melaksanakan tugas sakralnya di hari kemerdekaan. Penampilan mereka yang kompak dan disiplin menjadi penanda suksesnya penyelenggaraan upacara detik-detik proklamasi di tingkat provinsi.