GORONTALO — Musim panas 2025 menjadi periode yang pahit bagi sepak bola Korea Selatan. Selain tersingkirnya tim nasional di babak grup Piala Dunia 2026, kabar buruk datang dari Inggris: Premier League berpotensi ditinggalkan seluruh pemain asal Negeri Ginseng untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir. Jika skenario itu terjadi, ini menjadi akhir dari era yang dimulai Park Ji-sung bersama Manchester United pada 2005.
Park Ji-sung memulai hubungan asmara antara Korea Selatan dan Premier League dengan memenangkan empat gelar liga bersama Manchester United. Estafet kemudian dilanjutkan Son Heung-min di Tottenham Hotspur sejak 2015. Kini, setelah Son memutuskan meninggalkan London menuju Los Angeles FC pada musim panas ini, hanya tersisa sedikit harapan bagi penggemar Korea untuk melihat pemain negaranya berlaga di kasta tertinggi Inggris.
Hwang Hee-chan Satu-satunya Pemain Aktif, Tiga Lainnya Terancam Dipinjamkan
Saat ini, hanya Hwang Hee-chan yang tercatat sebagai pemain aktif Korea Selatan di Premier League setelah Wolves resmi terdegradasi ke Championship. Namun, dari tiga nama lain yang masih terdaftar—Yang Min-hyeok di Tottenham, Kim Ji-soo di Brentford, dan Park Seung-soo di Newcastle United—ketiganya diprediksi akan kembali dipinjamkan ke klub lain musim ini.
Peluang munculnya pemain Korea baru di Inggris juga makin tipis. Lee Kang-in, yang sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League, justru memilih bergabung dengan Atlético Madrid pada Juli 2025. Mantan bintang Paris Saint-Germain itu mengambil alih nomor punggung 7 milik Antoine Griezmann dan hanya akan tampil di Inggris saat bertemu klub Premier League di Liga Champions.
Jepang Mengambil Alih Posisi Korea Selatan di Premier League
Kebangkitan Jepang menjadi kontras dengan kemunduran Korea Selatan. Kaoru Mitoma masih bersinar bersama Brighton, sementara Daichi Kamada dan Takehiro Tomiyasu memperkuat Crystal Palace. Wataru Endo bertahan di Liverpool dan Ao Tanaka menjadi andalan Leeds United. Musim ini, dua klub promosi Premier League merekrut pemain Jepang: Hull City mengamankan Hidemasa Morita dan Ipswich Town mendatangkan Daizen Maeda dari Celtic dengan koleksi lima gelar liga.
Maeda tercatat menjadi pemain Jepang pertama dalam sejarah Ipswich Town. Sebelumnya, ia tampil bersama tim nasional Jepang saat melawan Brasil di Piala Dunia 2026, laga yang berakhir dengan kekalahan 2-1 setelah Brasil mencetak gol kemenangan di menit ke-96.
Kekacauan di Dalam Negeri dan Menurunnya Minat Penonton Korea
Di dalam negeri, sepak bola Korea Selatan tengah dilanda masalah. Tim nasional gagal total di Piala Dunia setelah hanya menang sekali atas Ceko dan kalah dari Meksiko serta Afrika Selatan. Pelatih kepala dan presiden federasi telah mengundurkan diri, dan polisi tengah menyelidiki dugaan suap kepada wasit asing pada 2011 dan 2012. Park Ji-sung kini ditunjuk memimpin komite reformasi sepak bola untuk mengejar ketertinggalan dari Jepang.
Dampaknya terasa pada minat penonton. Seorang eksekutif televisi Korea mengakui angka rating siaran Tottenham merosot tajam dibanding era Son Heung-min. Pada 2022, sponsor Tottenham mengklaim ada 12 juta penggemar klub di Korea, namun angka itu kini diragukan. Sejak era Park Ji-sung, minat publik Korea terhadap Premier League memang selalu digerakkan oleh kehadiran pemain nasional—dan tanpa mereka, layar televisi akan sepi.