GORONTALO — Balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu kemarin, berakhir dengan kekacauan di ruang komisaris. Lima pembalap dijatuhi sanksi karena dianggap melanggar batas trek saat momen krusial. Keputusan ini langsung mengubah susunan posisi finis dan klasemen sementara.
Joan Mir Paling Terpukul, Podium Raib Jadi Petaka
Pembalap Repsol Honda itu awalnya finis di posisi ketiga. Tapi penalti satu posisi turun membuatnya melorot ke urutan keempat. Hasil akhir yang dicatat adalah 25 poin yang seharusnya ia dapatkan, kini hanya menjadi 13 poin setelah sanksi diterapkan.
Kerugian Mir tidak berhenti di sana. Ia kehilangan kesempatan memangkas jarak dengan pemuncak klasemen. Alih-alih mendekat, ia justru terlempar ke peringkat kelima dengan total 87 poin.
Fabio Di Giannantonio Manfaatkan Kekacauan
Pembalap Pertamina Enduro VR46 ini justru menjadi pihak yang paling diuntungkan. Dengan finis pertama dan tanpa pelanggaran, "Diggia" sukses mengamankan 25 poin penuh. Hasil ini membawanya melesat ke posisi kedua klasemen dengan koleksi 102 poin.
"Kami punya kecepatan bagus sejak awal akhir pekan. Tapi saya tidak menyangka bisa menang dengan cara seperti ini," ujar Di Giannantonio usai balapan.
Empat Nama Lain Ikut Kena Sanksi
Selain Mir, empat pembalap lain yang terkena penalti adalah Marco Bezzecchi, Luca Marini, Alex Rins, dan Maverick Viñales. Mereka semua dianggap melebihi batas lintasan di Tikungan 10 pada lap-lap penentuan. Masing-masing kehilangan satu posisi di hasil akhir.
- Marco Bezzecchi: turun dari posisi 6 ke 7
- Luca Marini: turun dari posisi 9 ke 10
- Alex Rins: turun dari posisi 12 ke 13
- Maverick Viñales: turun dari posisi 14 ke 15
Dampak ke Puncak Klasemen: Persaingan Makin Ketat
Keputusan kontroversial ini membuat papan atas klasemen MotoGP 2026 semakin rapat. Pimpinan klasemen masih dipegang oleh Francesco Bagnaia dengan 118 poin, namun keunggulannya kini hanya 16 poin atas Di Giannantonio. Jorge Martin menguntit di posisi ketiga dengan 109 poin.
Seri selanjutnya akan berlangsung di Mugello, Italia, dua pekan mendatang. Tekanan kini berada di pundak para komisaris balap untuk konsisten menerapkan aturan batas trek setelah keputusan di Catalunya menuai pro dan kontra.