Pencarian

ASPINDO Perluas IMS Awards 2026, Rangkul Ekosistem Tambang

Sabtu, 09 Mei 2026 • 23:20:01 WIB
ASPINDO Perluas IMS Awards 2026, Rangkul Ekosistem Tambang
ASPINDO resmi gelar IMS Awards 2026 di Bali untuk tingkatkan profesionalisme jasa pertambangan.

Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) resmi menggelar kembali ajang Indonesia Mining Services (IMS) Awards 2026 di Bali pada 22-23 Mei mendatang. Penghargaan ini bertujuan mendorong standar profesionalisme dan inovasi teknologi di sektor jasa pertambangan nasional. Langkah tahun ini mencakup perluasan kategori guna memperkuat sinergi antara perusahaan inti dengan industri pendukung di seluruh ekosistem tambang.

Penyelenggaraan IMS Awards 2026 menjadi bagian dari rangkaian Temu Tahunan Jasa Pertambangan (TTJP) yang bekerja sama dengan Majalah TAMBANG. Agenda ini dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan yang tidak hanya mencatatkan kinerja positif, tetapi juga menjaga komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan.

Dorong Kolaborasi Melalui Perluasan Kategori

Ketua Umum ASPINDO, Ari Sutrisno, menjelaskan bahwa pada edisi tahun ini, asosiasi sengaja memperbanyak kategori penghargaan. Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri pendukung yang selama ini berada di balik layar operasional tambang, mendapatkan pengakuan yang setara.

“Tahun ini kategori dalam IMS Award kami perluas bukan sekadar untuk menambah penghargaan, tetapi agar seluruh stakeholder jasa pertambangan bisa terlibat, termasuk industri pendukungnya,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Jumat (8/5).

Ari menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan inti jasa pertambangan dengan sektor pendukung lainnya. Menurutnya, kolaborasi yang lebih kuat di dalam ekosistem ini akan menjadi mesin penggerak utama dalam meningkatkan daya saing industri pertambangan nasional di kancah global.

Standar Penilaian dan Tolok Ukur Industri

Proses kurasi pemenang dalam IMS Awards 2026 dipastikan berjalan ketat dan independen. Ketua Dewan Juri IMS Awards 2025, Bambang Setiawan, menyatakan bahwa penilaian akan menitikberatkan pada aspek inovasi, efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja.

“IMS Awards tidak hanya melihat capaian bisnis perusahaan, tetapi juga bagaimana perusahaan menerapkan standar keselamatan, inovasi, efisiensi operasional, dan keberlanjutan dalam menjalankan usahanya,” kata mantan Dirjen Minerba Kementerian ESDM tersebut.

Bambang menambahkan, transparansi dalam proses penilaian diharapkan mampu menjadikan penghargaan ini sebagai benchmark atau tolok ukur bagi para pelaku usaha. Dengan adanya standar yang jelas, perusahaan jasa pertambangan terdorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme mereka secara berkala.

Rangkaian Kegiatan di Pulau Dewata

Perhelatan yang berlangsung selama dua hari di Bali ini akan mengombinasikan agenda formal dan kegiatan jejaring. Rangkaian acara dimulai pada Jumat pagi dengan kegiatan fun bike dan seminar industri, sebelum masuk ke acara puncak malam penganugerahan IMS Awards 2026.

Pada hari kedua, Sabtu, para peserta akan mengikuti kegiatan fun golf yang dijadwalkan berlangsung di New Kuta Golf. Aktivitas ini diharapkan menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk mempererat komunikasi di luar lingkup formal pekerjaan.

Adapun 15 kategori yang akan diperebutkan mencakup berbagai lini operasional, mulai dari bidang penyelidikan umum dan eksplorasi, studi kelayakan teknis, konstruksi, hingga pengangkutan dan penambangan. Selain itu, aspek krusial seperti peledakan, reklamasi pascatambang, keselamatan operasi, perlindungan lingkungan, hingga tanggung jawab sosial juga masuk dalam radar penilaian juri.

Sektor pendukung tidak luput dari perhatian, dengan kategori khusus bagi penyedia jasa penyewaan alat berat, jasa surveyor, pemasok suku cadang, layanan purna jual, hingga penyedia bahan bakar dan pelumas. Seluruh informasi pendaftaran dan kriteria teknis dapat diakses pelaku industri melalui laman resmi ttjpaspindo.com.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks