GORONTALO — Legislator California akhirnya menemukan jalan tengah atas sengketa insentif pajak yang sempat mengancam kebangkitan industri produksi Hollywood. RUU AB 186 yang diusulkan Senator Ben Allen dan Assemblyman Rick Chavez Zbur ini dirancang untuk meredam dampak kebijakan pembatasan klaim kredit pajak maksimal US$5 juta per tahun bagi korporasi selama tiga tahun ke depan.
Isi Kesepakatan: Masa Pengembalian Lebih Cepat dan Insentif Film Independen
Alih-alih memberikan pengecualian penuh seperti yang diminta MPA dan Entertainment Union Coalition, pemerintah negara bagian memilih strategi berbeda. Studio yang memilih mencairkan kredit pajaknya menjadi uang tunai kini hanya dikenakan diskon 5%, turun dari sebelumnya 10%. Periode pengembaliannya pun dipangkas dari lima tahun menjadi hanya dua tahun.
Kabar baik lainnya datang untuk sineas independen. Kredit pajak untuk film independen—yang mencakup 10% dari total program US$750 juta—dibebaskan sepenuhnya dari batasan tersebut.
Mengapa Kebijakan Ini Penting bagi Para Pekerja Produksi
RUU ini juga memperpanjang masa berlaku kredit pajak non-refundable yang diterbitkan sebelum 2025 hingga lima tahun tambahan. Langkah ini menjadi penyelamat bagi studio yang masih memegang kredit lama senilai jutaan dolar dan berisiko hangus setelah sembilan tahun.
"Ini jelas memperbaiki situasi. Mereka memberikan kelonggaran baik untuk studio maupun sineas independen," ujar Kathleen Thompson, vice president tax incentives di Cast & Crew, perusahaan jasa produksi.
Dalam pernyataannya, Zbur menegaskan kebijakan ini memberikan "stabilitas dan kepastian yang lebih besar" bagi para pekerja produksi. "Ini tidak menjawab semua tantangan industri yang sangat kompetitif dan mobile ini, dan masih ada pekerjaan rumah ke depan. Tapi ini langkah penting memastikan film dan televisi tetap menjadi pilar ekonomi California," tambahnya.
Proses Negosiasi dan Target Pengesahan
Kesepakatan ini lahir dari negosiasi rumit antara serikat pekerja, studio, pimpinan legislatif, dan kantor Gubernur Gavin Newsom. Para pemimpin negara bagian awalnya menolak memberikan keringanan khusus untuk industri tertentu karena khawatir memicu permintaan serupa dari sektor teknologi.
Versi final RUU ini nyaris identik dengan draf yang beredar pekan lalu di Sacramento. Satu-satunya perbedaan signifikan adalah dihapusnya ketentuan yang memudahkan klaim kredit pajak terhadap pajak penjualan—poin yang sebelumnya diperjuangkan studio.
RUU AB 186 dijadwalkan disahkan oleh kedua kamar legislatif paling lambat Senin (26/8) tengah malam waktu setempat, dan diperkirakan akan lolos tanpa hambatan berarti. Jika resmi menjadi undang-undang, kebijakan ini akan menjadi penyelamat bagi ribuan kru produksi yang menggantungkan hidup pada industri film California.