GORONTALO — Bagi pengguna yang terbiasa merombak Windows 11 setelah instalasi bersih, kabar ini patut disambut. Microsoft akhirnya menyediakan cara resmi untuk mengubah sistem operasi mereka menjadi lingkungan kerja yang lebih bersih dan produktif, tanpa perlu mengutak-atik registry secara manual.
Windows Developer Configurations adalah file teks berformat Desired State Configuration (DSC) yang bisa dibaca manusia. File ini bekerja dengan mendeklarasikan kondisi akhir yang diinginkan, lalu mesin otomatis mencari cara untuk mencapai kondisi tersebut. Metode ini dinilai lebih andal dibandingkan shell script yang bisa rusak jika perintah di dalamnya berubah atau dihapus.
Cara Kerja dan Isi Konfigurasi
Untuk memulai, pengguna perlu mengunduh repositori dari GitHub melalui perintah git clone atau mengunduh file ZIP-nya. Setelah masuk ke direktori, cukup jalankan dua perintah di Terminal:
winget configure --enable
winget configure -f .\windows-dev-config\dev-config.winget --accept-configuration-agreements --disable-interactivity
Proses ini akan menginstal aplikasi standar yang biasa dipakai developer: Visual Studio Code, Git, GitHub CLI, PowerShell 7, Python, Node.js LTS, .NET 10 SDK, dan PowerToys. Sistem juga akan mengatur Windows Terminal dengan profil PowerShell dan Oh My Posh, lalu mengaktifkan Windows Subsystem for Linux (WSL).
Setelah instalasi awal, sistem akan meminta reboot untuk mengaktifkan WSL, lalu melanjutkan proses instalasi Ubuntu setelah pengguna masuk kembali ke Windows.
Microsoft Akui Default Windows 11 Bermasalah
Bagian paling menarik dari konfigurasi ini adalah daftar pengaturan bawaan yang justru dimatikan oleh Microsoft. File tersebut secara otomatis menonaktifkan tombol widget di taskbar, rekomendasi di Start menu, saran Bing, dan menghapus aplikasi yang muncul di daftar "Recommended".
Konfigurasi ini juga mengaktifkan ekstensi file, menampilkan file tersembunyi, mengubah tampilan File Explorer agar langsung membuka "This PC", serta mematikan file terbaru dan rekomendasi cloud. Browser Edge pun diatur agar membuka halaman kosong tanpa wizard pertama kali.
Langkah ini seperti pengakuan implisit bahwa pengaturan default Windows 11 tidak ideal untuk pengguna serius. Bagi pengguna yang selama ini menyalin nilai registry dari forum, solusi resmi ini jauh lebih andal dan mudah diperbarui.
Kekhawatiran dan Catatan Pengguna
Ini bukan percobaan pertama Microsoft di bidang ini. Sebelumnya, aplikasi Dev Home yang diluncurkan pada 2023 memiliki fungsi serupa, namun dihentikan kurang dari dua tahun kemudian. Kehadiran Dev Configs yang berbasis file teks dinilai lebih mungkin bertahan karena tidak ada komponen yang perlu dihentikan dan sudah berjalan dengan alat bawaan WinGet.
Beberapa pengaturan yang diubah juga menuai catatan, seperti mengaktifkan Remote Desktop dan membungkam notifikasi toast, serta langkah reboot paksa yang terkesan kuno. Namun karena file ini berbentuk teks biasa, pengguna bisa dengan mudah menghapus baris yang tidak diinginkan.
Bagi pengguna di Indonesia yang sering menggunakan Windows 11 untuk kerja, konfigurasi ini bisa menghemat waktu setup yang biasanya memakan waktu sekitar 30 menit. Repositori tersedia di GitHub dengan lisensi MIT, sehingga pengguna bisa memodifikasi dan menggunakannya secara bebas.