POHUWATO — Kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil DJPb Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, ke Pemkab Pohuwato menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan fiskal pusat dan daerah. Pertemuan yang berlangsung hangat itu juga dihadiri Kepala KPPN Marisa, Yusron, serta jajaran Sekretaris Daerah Iskandar Datau dan Kepala BPKPD Teti Alamri.
Arie mengaku baru sekitar empat bulan menjabat sebagai Kepala Kanwil DJPb Gorontalo. “Karena baru dipercaya, kami belum sempat bertemu langsung dengan Bapak Bupati. Pertemuan ini menjadi silaturahmi sekaligus perkenalan,” ujarnya.
Pendampingan Pengelolaan Transfer ke Daerah
Kanwil DJPb siap memperkuat kolaborasi melalui program pendampingan teknis. Fokusnya meliputi penguatan tata kelola pembayaran, pengelolaan transfer ke daerah, hingga dukungan kebijakan fiskal yang mempercepat pembangunan daerah.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyambut baik tawaran tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemkab Pohuwato untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar lebih transparan dan sesuai peraturan. “Kami sangat terbuka terhadap masukan dan pendampingan dari Kementerian Keuangan,” tuturnya.
Investasi Strategis Dorong Dinamika Penduduk
Dalam pertemuan itu, turut dibahas perkembangan jumlah penduduk Pohuwato yang terus meningkat. Hal ini dipicu masuknya investasi strategis di sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit, dan industri wood pellet yang menyerap ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah.
Bupati menilai pertumbuhan penduduk menjadi tantangan sekaligus peluang dalam perencanaan pembangunan. “Kami ingin menjadikan pengelolaan keuangan sebagai instrumen untuk mempercepat pembangunan. Dengan tata kelola yang baik, pelayanan publik dan program prioritas bisa berjalan maksimal,” kata Saipul.
Sinergi untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah
Pemkab Pohuwato berharap kolaborasi dengan DJPb tidak hanya berhenti pada pengelolaan transfer ke daerah. Lebih dari itu, koordinasi diharapkan mampu menggali potensi pendapatan asli daerah, meningkatkan kualitas belanja pemerintah, serta mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan.
Bupati optimistis, melalui komunikasi yang berkelanjutan dengan Kanwil DJPb Gorontalo, kebijakan fiskal daerah akan lebih adaptif terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi. “Sinergi ini harus terus terjalin secara berkelanjutan,” pungkasnya.