Pencarian

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Naik Sepanjang 2025 hingga Awal 2026, Jadi Modal Kejar Target Swasembada Pangan

Sabtu, 11 Juli 2026 • 21:37:01 WIB
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Naik Sepanjang 2025 hingga Awal 2026, Jadi Modal Kejar Target Swasembada Pangan
Petrokimia Gresik meningkatkan produksi pupuk sepanjang 2025 hingga awal 2026 untuk mendukung swasembada pangan.

GORONTALO — Kenaikan produksi ini bukan tanpa tantangan. Harga gas alam dan bahan baku impor yang sempat melonjak membuat margin produsen pupuk global tertekan. Namun, Petrokimia Gresik justru mampu menaikkan output di periode yang sama.

“Kami berhasil memangkas waktu pemeliharaan pabrik sehingga kapasitas terpasang bisa dimaksimalkan. Ini penting karena permintaan pupuk nasional terus bertambah,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, pekan lalu.

Strategi Efisiensi Pabrik dan Jaminan Pasokan

Manajemen perusahaan menyebut, efisiensi operasional menjadi kunci utama. Perbaikan jadwal turnaround dan pengelolaan rantai pasok bahan baku membuat pabrik berjalan lebih stabil.

Dengan tambahan produksi ini, Petrokimia Gresik memastikan stok pupuk bersubsidi dan non-subsidi di gudang-gudang penyangga tetap aman. Ketersediaan pupuk di kios-kios lebih terjamin. Harga eceran tertinggi (HET) juga masih bisa dikendalikan, meskipun biaya produksi global naik.

Dampak Langsung untuk Petani dan Target Nasional

Kenaikan produksi ini berkontribusi langsung pada program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Pasokan pupuk yang cukup menjadi syarat mutlak agar produktivitas padi, jagung, dan kedelai bisa optimal.

Petrokimia Gresik juga memperkuat investasi di sektor hulu. Perseroan mengalokasikan belanja modal untuk revitalisasi pabrik pupuk urea dan NPK. Investasi ini tidak hanya menambah volume, tetapi juga menekan biaya produksi per ton.

“Kami optimistis target produksi tahun ini bisa tercapai. Apalagi dukungan pemerintah melalui kebijakan harga gas khusus untuk industri pupuk tetap berjalan,” tambah Dwi Satriyo.

Dengan langkah ini, Petrokimia Gresik tidak hanya menjaga stabilitas pasokan nasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai produsen pupuk terintegrasi di Asia Tenggara. Kepastian pasokan menjadi jaminan bagi petani bahwa pupuk akan tersedia saat dibutuhkan, bukan sekadar janji di atas kertas.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks