Pencarian

Gelandang Timnas Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun Usai Tampil di Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 • 01:55:01 WIB
Gelandang Timnas Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun Usai Tampil di Piala Dunia 2026
Jayden Adams, gelandang Timnas Afrika Selatan, meninggal dunia pada usia 25 tahun.

GORONTALOMenteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, mengonfirmasi kepergian Adams. Ia mengaku sangat terpukul dan menyebut negaranya kehilangan salah satu talenta muda terbaik. “Dengan rasa terkejut dan berat hati saya mengetahui kabar meninggalnya Jayden Adams. Sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan salah satu talenta muda terbaiknya,” kata McKenzie dalam pernyataan resmi.

Jasad Ditemukan di Rumah Kawasan Schotschekloof

Kepolisian Western Cape membuka penyelidikan setelah jasad seorang pria berusia 25 tahun ditemukan di sebuah rumah di Schotschekloof, Cape Town, Sabtu pagi. Juru bicara kepolisian, FC van Wyk, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut. “Keadaan seputar insiden ini sedang diselidiki,” ujar van Wyk kepada AFP.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian Adams belum diumumkan secara resmi kepada publik.

Pilar Timnas di Piala Dunia 2026

Adams menjadi bagian krusial skuad Bafana Bafana di Piala Dunia 2026. Ia tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan fase grup dan membantu Afrika Selatan melaju ke babak 32 besar. Namun, ia tidak dimainkan saat timnya menghadapi Kanada. Laga itu menjadi pertandingan terakhir Afrika Selatan di turnamen setelah kalah dari tuan rumah bersama tersebut.

Kepergian Adams terasa makin menyedihkan. Kurang dari sebulan sebelumnya, ia kehilangan sang nenek. Saat melawan Republik Ceko di fase grup, Afrika Selatan mengungkapkan bahwa Adams tetap tampil sebagai starter meski tengah berduka.

Karier Singkat yang Gemilang

Lahir di Cape Town, Adams mengawali karier profesional bersama Stellenbosch FC. Performa konsistennya membuat Mamelodi Sundowns merekrutnya pada Januari 2025, setelah klub tersebut menjuarai Liga Champions CAF. Di usianya yang masih 25 tahun, ia telah mencatatkan namanya di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan sepak bola Afrika Selatan. Publik kini menunggu hasil investigasi polisi untuk mengungkap penyebab pasti di balik kepergian mendadak salah satu gelandang terbaik negeri itu.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks