Pencarian

Rupiah Kembali Terperosok ke Rp 17.864, Begini Pergerakan Kurs di BCA, Mandiri, dan BNI

Selasa, 02 Juni 2026 • 10:53:01 WIB
Rupiah Kembali Terperosok ke Rp 17.864, Begini Pergerakan Kurs di BCA, Mandiri, dan BNI
Rupiah melemah ke Rp 17.864 per dolar AS berdasarkan data kurs BCA dan Mandiri.

BCA — Untuk transaksi melalui e-Banking (e-Rate), BCA memasang kurs beli di Rp 17.878 dan kurs jual Rp 17.898 per dolar AS. Sementara itu, transaksi di teller (TT Counter) dan bank notes memiliki spread lebih lebar: beli Rp 17.690 dan jual Rp 17.940. Ada juga Special Rate untuk nasabah dengan nominal tertentu, dengan kurs beli Rp 17.865 dan jual Rp 17.895.

Bank Mandiri — Bank pelat merah ini menawarkan kurs transaksi teller (TT Counter) di level beli Rp 17.640 dan jual Rp 17.940 per dolar AS. Untuk penukaran bank notes, kurs beli sedikit lebih rendah di Rp 17.625, sementara kurs jualnya Rp 17.925. Khusus transaksi di atas 25.000 dolar AS, nasabah bisa menghubungi cabang untuk mendapatkan kurs indikasi khusus.

BNI — Sayangnya, data kurs BNI tidak tercantum secara rinci dalam laporan yang sama. Namun, pola yang terlihat dari BCA dan Mandiri menunjukkan spread antara kurs beli dan jual masih berkisar 250-300 poin, terutama untuk transaksi tunai.

IHSG Menguat, Rupiah Justru Tertekan

Fenomena divergensi antara pasar saham dan valas pagi ini menarik dicermati. IHSG yang menguat ke 6.217 menunjukkan optimisme investor terhadap saham-saham domestik, namun tekanan pada rupiah masih berlangsung. Ini mengindikasikan aliran modal asing mungkin belum sepenuhnya kembali ke pasar obligasi atau instrumen rupiah.

Bank Indonesia sebelumnya terus melakukan intervensi ganda — di pasar spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) — untuk menahan laju pelemahan. Namun, tekanan eksternal dari ekspektasi suku bunga acuan AS yang masih tinggi membuat rupiah sulit berbalik arah.

Apa yang Perlu Diwaspadai Pelaku Bisnis?

Bagi importir atau perusahaan yang memiliki kewajiban dolar AS, pelemahan rupiah ke level Rp 17.864 berarti biaya pengadaan barang semakin mahal. Sebaliknya, eksportir bisa menikmati keuntungan kurs yang lebih tinggi saat mengkonversi pendapatan dolar ke rupiah.

Nasabah yang hendak bertransaksi valas dalam jumlah besar disarankan menghubungi cabang bank terlebih dahulu untuk mendapatkan kurs khusus, karena kurs indikasi yang terpampang bisa berbeda dengan kurs real-time saat transaksi dieksekusi. Ketentuan Bank Indonesia terkait kewajiban dokumen underlying untuk transaksi di atas threshold tertentu juga tetap berlaku.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks