GORONTALO — Ada kebanggaan tersendiri bagi para peternak sapi di Gorontalo. Hewan kurban yang disalurkan atas nama Presiden Prabowo Subianto untuk warga di provinsi tersebut dipastikan merupakan hasil penggemukan peternak lokal.
Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Gusnar menyebut sapi-sapi tersebut tidak didatangkan dari luar daerah. Semua hewan kurban dipelihara dan digemukkan oleh peternak di Gorontalo sendiri.
Peternak Lokal Jadi Pemasok Utama
Gusnar menjelaskan bahwa program bantuan sapi kurban dari Presiden merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun di berbagai daerah. Untuk Gorontalo, pemerintah daerah sengaja melibatkan peternak lokal sebagai pemasok.
“Ini bentuk pemberdayaan ekonomi sekaligus pengakuan terhadap kualitas peternakan kita,” ujar Gusnar dalam keterangannya.
Dampak Langsung ke Ekonomi Warga
Keterlibatan peternak lokal dalam program ini memberikan dampak ekonomi yang langsung terasa. Para peternak mendapatkan pemasukan tambahan dari penjualan sapi yang telah digemukkan.
Program ini juga memotong rantai distribusi yang biasanya panjang. Hewan kurban tidak perlu dikirim dari luar provinsi, sehingga biaya transportasi dan risiko stres pada hewan bisa diminimalkan.
Rutin Setiap Tahun, Libatkan Peternak Binaan
Gusnar menambahkan bahwa program serupa sudah berjalan secara konsisten. Pemerintah daerah terus mendorong peternak lokal untuk meningkatkan kualitas sapi agar memenuhi standar kurban.
“Setiap tahun kami pastikan hewan kurban yang disalurkan sehat dan cukup umur. Peternak lokal kami bina agar bisa memenuhi permintaan,” katanya.
Bagaimana Mekanisme Penyaluran Sapi Kurban?
Sapi kurban yang telah lolos pemeriksaan kesehatan akan didistribusikan ke masjid-masjid dan titik-titik yang telah ditentukan oleh panitia. Proses pemotongan dilakukan setelah Salat Idul Adha.
Pemerintah daerah juga mengawasi proses pemotongan agar daging kurban bisa didistribusikan secara merata kepada warga yang berhak.
Apa Manfaat Program Ini bagi Peternak Gorontalo?
Program ini memberikan kepastian pasar bagi peternak lokal. Mereka tidak perlu kebingungan mencari pembeli saat Idul Adha karena pemerintah daerah sudah menjamin penyerapan sapi mereka.
Selain itu, program ini juga menjadi ajang promosi bahwa sapi Gorontalo berkualitas dan layak menjadi hewan kurban untuk pejabat setingkat presiden.