GORONTALO — Suasana Idul Adha di lingkungan Kejaksaan Tinggi Gorontalo tahun ini diwarnai dengan penyembelihan lima ekor sapi kurban. Hewan-hewan tersebut disembelih di halaman kantor Kejati, dan dagingnya langsung didistribusikan kepada pegawai serta warga sekitar.
Siapa Saja yang Menerima Daging Kurban?
Pembagian daging kurban tidak hanya menyasar kalangan internal institusi. Asisten Pembinaan Kejati Gorontalo, Andri Juliansyah, mengatakan bahwa daging sapi tersebut diberikan kepada pegawai dan masyarakat yang tinggal di sekitar kantor Kejaksaan Tinggi Gorontalo.
“Pada Idul Adha tahun ini Kejati Gorontalo menyembelih sebanyak lima ekor sapi. Daging kurban dibagikan kepada pegawai dan masyarakat sekitar Kejaksaan Tinggi Gorontalo,” ujarnya.
Prosesi Penyerahan secara Simbolis
Sebelum penyembelihan, hewan kurban diserahkan secara simbolis kepada panitia. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Kejati Gorontalo, Sumurung P. Simaremare, bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Gorontalo, Ningsih Sumurung P. Simaremare. Prosesi berlangsung dengan suasana kekeluargaan, melibatkan sejumlah pegawai dan panitia dalam proses distribusi daging kepada penerima.
Makna Sosial di Balik Tradisi Tahunan
Di balik seremoni tahunan ini, terdapat pesan sosial yang coba dirawat oleh institusi. Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingat kembali nilai berbagi, empati, dan kedekatan sosial di tengah masyarakat yang semakin sibuk. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan lembaga negara tidak hanya diukur dari fungsi administratif dan penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana nilai kemanusiaan tetap hidup di dalamnya.
Berapa Jumlah Sapi Kurban yang Disembelih?
Jumlah hewan kurban yang disembelih di Kejati Gorontalo tahun ini sebanyak lima ekor sapi. Angka ini merupakan bagian dari tradisi rutin setiap momentum Idul Adha di lingkungan kejaksaan tinggi setempat.
Apakah Kegiatan Ini Rutin Dilaksanakan?
Andri Juliansyah menegaskan bahwa kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban ini sudah menjadi agenda rutin setiap perayaan Idul Adha di Kejati Gorontalo. Tradisi ini terus dijaga untuk memastikan kebahagiaan hari raya ikut dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Bagaimana Dampaknya bagi Hubungan Institusi dengan Warga?
Kegiatan berbagi seperti ini dinilai mampu memelihara ruang kepercayaan sosial antara institusi negara dan masyarakat sekitar. Momentum Idul Adha pun kembali mengingatkan bahwa pengorbanan tidak selalu berbentuk hal besar, melainkan juga hadir lewat kesediaan untuk berbagi dan menjaga silaturahmi.