GORONTALO — Penutupan kegiatan berlangsung dengan pendampingan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang juga menjabat Ketua Kwartir Daerah (Kakwarda) Provinsi Gorontalo. Idah meminta seluruh peserta menjadikan pengalaman selama perkemahan sebagai bekal membentuk karakter, meningkatkan prestasi, dan memperkuat semangat persaudaraan.
Menurut Idah, semangat peserta sepanjang rangkaian kegiatan menjadi kebanggaan tersendiri baginya. Ia berharap perkemahan memberi kenangan indah, pengalaman baru, serta keterampilan dan pengetahuan yang belum tentu diperoleh di sekolah maupun di lingkungan rumah.
Idah menekankan pentingnya membangun pendidikan karakter dan menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan, termasuk menjaga ketahanan pangan. Para peserta juga diminta menjadi teladan bagi teman sebaya maupun adik-adik mereka.
"Teruslah berkarya dan berprestasi. Jadilah contoh dan teladan yang baik. Jangan hanya mengejar prestasi, tetapi bangun juga karakter yang kuat agar kehadiran kalian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," pesan Idah dalam sambutannya.
Mantan Kak Kwarda Gorontalo itu menilai prestasi tanpa karakter kuat akan rapuh. Karena itu, ia mendorong peserta menyeimbangkan capaian akademik dengan sikap dan kepribadian yang baik.
Pada kesempatan yang sama, Idah menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, pendamping, mitra kegiatan, serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Dukungan tersebut dinilai membuat seluruh rangkaian Kemah Satya Tunas berjalan lancar.
Ia berpesan agar peserta membawa pulang ilmu, keterampilan, pengalaman, dan semangat persaudaraan yang diperoleh selama perkemahan. Perkemahan jangan sekadar menjadi kenangan, tetapi jadi bekal menjadi generasi muda yang berkarakter dan bermanfaat.
"Jangan biarkan perkemahan ini berakhir hanya sebagai kenangan. Jadikan semua yang telah dipelajari sebagai bekal untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat," tutupnya.
Kemah Satya Tunas tingkat daerah Gorontalo berlangsung selama tiga hari dan melibatkan 800 peserta Pramuka Penegak dari berbagai sekolah se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan generasi muda di tingkat daerah usai rangkaian perkemahan berakhir.