GORONTALO — Honda Grand tahun 1996 dinyatakan lulus uji emisi gas buang di Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, dengan hasil jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan. Motor tua berbahan bakar bensin ini membuktikan perawatan berkala tetap jadi kunci menekan emisi, di tengah anggapan bahwa hanya kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Pengujian dilakukan langsung di fasilitas uji emisi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Mandala V Nomor 67, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur (Cililitan). Motor ini bukan kendaraan muda, usianya sudah mendekati tiga dekade, tapi hasil pengujiannya justru mengejutkan petugas.
Dua Parameter Wajib untuk Motor Bensin
Untuk kendaraan roda dua berbahan bakar bensin, pengujian emisi hanya mengacu pada dua parameter utama, yakni Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC). Honda Grand 1996 ini dinyatakan lulus pada keduanya.
Dari total 8 parameter yang tercatat dalam pengujian, motor ini lolos seluruhnya. Angka emisi yang dikeluarkan sangat kecil dan berada jauh di bawah ambang batas yang berlaku.
"Saya kaget melihat hasilnya, bagus banget. Jika kendaraan yang terus dirawat seperti ini, bisa mengeluarkan emisi gas buang yang rendah," ucap petugas emisi gas buang Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Okky Rianto.
Perawatan Rutin Jadi Kunci Utama
Selama ini Honda Grand 1996 tersebut selalu menjalani perawatan berkala. Pemiliknya rutin mengganti oli mesin dan membersihkan karburator secara terjadwal, bukan menunggu sampai ada masalah muncul.
Kebiasaan sederhana itu terbukti berdampak langsung pada kualitas gas buang. Motor yang mesinnya terjaga cenderung membakar bahan bakar lebih efisien, sehingga sisa pembakaran yang keluar dari knalpot ikut berkurang.
Bukan Berarti Motor Tua Lepas dari Perawatan
Data hasil pengujian ini membantah anggapan bahwa kendaraan berusia tua otomatis menghasilkan emisi tinggi. Usia mesin bukan satu-satunya penentu, karena kondisi perawatan memegang peran besar.
Okky menegaskan hal serupa saat menjelaskan hasil pengujian. Menurutnya, kendaraan yang terus dirawat dengan baik akan mengeluarkan emisi gas buang yang rendah, terlepas dari tahun pembuatannya.
Bagi pemilik motor tua, hasil ini jadi pengingat konkret. Perawatan rutin seperti penggantian oli dan pembersihan karburator bukan sekadar menjaga performa, tapi juga membantu memenuhi baku mutu emisi yang berlaku di DKI Jakarta.
Dampaknya tidak berhenti pada urusan lulus uji emisi. Gas buang yang lebih bersih berarti udara sekitar ikut terjaga, dan itu berlaku untuk semua kendaraan berbahan bakar fosil, bukan hanya yang masih baru.