GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai konektivitas transportasi yang sudah terbangun di provinya belum cukup jika tidak berdampak langsung pada ekonomi warga. Pernyataan itu disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis.
Menurut Gusnar, hampir seluruh wilayah Gorontalo kini sudah bisa dijangkau. Kondisi itu, katanya, menjadi modal penting untuk memperkuat pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi antardaerah.
"Dari segi konektifitas kita di Gorontalo sudah relatif baik, semua bisa dijangkau. Konektivitas yang terbuka harus bisa meningkatkan kegairahan ekonomi daerah ini. Oleh karena itu mari kita serius dan fokus bekerja demi rakyat dan ekonomi Gorontalo," tutur Gusnar.
Dua Tantangan yang Dihadapi Insan Perhubungan Gorontalo
Gusnar membeberkan dua tantangan utama yang harus dijawab jajaran perhubungan ke depan. Pertama, menyiapkan semua bentuk moda transportasi yang dibutuhkan masyarakat.
Kedua, memastikan konektivitas yang telah tersedia benar-benar memberi manfaat luas bagi pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian. Peningkatan kualitas layanan transportasi, ujarnya, harus berjalan seiring pemanfaatan konektivitas untuk kegiatan ekonomi warga.
Tema Harhubnas 2026: "Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri"
Pesan Gubernur sejalan dengan tema Harhubnas 2026, "Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri". Tema itu menempatkan konektivitas dan pelayanan transportasi sebagai bagian penting dalam mendukung pergerakan masyarakat serta pembangunan di berbagai wilayah.
Upacara tingkat provinsi tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran, Jasa Raharja, Pelindo, Perum Damri, KSOP Gorontalo, UPT Perhubungan Laut, BPTD Gorontalo, UPBU Djalaludin, hingga Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota.
Pemotongan Tumpeng sebagai Apresiasi Jajaran Perhubungan
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh perwakilan unsur perhubungan darat, laut, dan udara. Prosesi itu menjadi bentuk apresiasi terhadap jajaran perhubungan yang bertugas di Gorontalo.
Melalui peringatan Harhubnas 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap sektor transportasi tidak berhenti pada penyediaan akses. Konektivitas yang terbuka diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Gorontalo.