Pencarian

Pemprov Gorontalo Pasang Target Optimistis RAPBD 2027, Pertumbuhan Ekonomi 6,30–6,70 Persen

Senin, 14 September 2026 • 07:46:01 WIB
Pemprov Gorontalo Pasang Target Optimistis RAPBD 2027, Pertumbuhan Ekonomi 6,30–6,70 Persen
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memimpin rapat penyusunan target RAPBD 2027 didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

GORONTALOPemprov Gorontalo menyiapkan target pembangunan yang lebih tinggi dari dokumen perencanaan resmi. Pertumbuhan ekonomi dipatok pada kisaran 6,30 sampai 6,70 persen, sementara angka kemiskinan diupayakan turun hingga di bawah 11 persen pada tahun anggaran 2027.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan arah kebijakan fiskal tersebut didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Turut hadir Sekretaris Daerah, para Asisten, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kepala Badan Keuangan dan Aset, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, serta Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo.

Gusnar menyebut RAPBD 2027 perlu diketahui masyarakat karena menjadi instrumen utama penentu arah pembangunan daerah.

"RAPBD ini menjadi penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat agar masyarakat bisa mengetahui dengan seksama pada tahun anggaran 2027 pembangunan ini akan mengarah ke mana, apa yang ingin kita tuju dan apa yang ingin kita capai," ujar Gusnar.

Target RPJMD Jadi Lantai, Bukan Batas Akhir

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili menjelaskan, target pembangunan 2027 sebenarnya sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Namun Pemprov memilih tidak berhenti pada angka itu.

"Di tahun 2027 sebenarnya kita sudah memiliki target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Namun demikian, kami juga tidak melihat sekadar target dalam RPJMD," jelas Wahyudin.

Evaluasi sejumlah indikator pembangunan menunjukkan Gorontalo punya ruang untuk memasang sasaran lebih tinggi. Dorongan itu juga datang dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

"Ini yang dinamakan target optimis untuk 2027. Ini memang menjadi bahan evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, bahwa layaknya Gorontalo sudah harus lebih optimis lagi dalam menetapkan target," ujarnya.

Realisasi Triwulan II 2026 Lampaui Target RPJMD

Dalam RPJMD, target pertumbuhan ekonomi Gorontalo 2026 ditetapkan 5,65 persen. Realisasi hingga triwulan II 2026 sudah menyentuh sekitar 6,20 persen. Selisih itulah yang membuat Pemprov yakin target 2027 bisa dipasang di kisaran 6,30 hingga 6,70 persen.

Sektor pertanian masih menjadi penopang utama dengan kontribusi di atas 30 persen. Hilirisasi mulai bergerak, terutama di sektor galian dan pertambangan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kita sadar bahwa pertumbuhan ekonomi Gorontalo lebih besar didorong oleh sektor pertanian di atas 30 persen. Kemudian hilirisasi sudah mulai tumbuh, terutama sektor galian dan pertambangan. Kita juga memiliki beberapa karakter, terutama dengan hilirisasi UMKM yang sudah mulai bergeliat di Gorontalo," katanya.

Kemiskinan Turun Konsisten sejak 2020

Indikator kemiskinan bergerak searah. Target RPJMD 2026 sebesar 13,08 persen, sementara realisasi terbaru sudah di 12,16 persen. Wahyudin menilai tren penurunan ini konsisten sejak 2020 hingga 2026.

"Ini kemiskinan kita konsisten menurun dari tahun 2020 sampai dengan 2026. Ini secara konsisten," ungkapnya.

Kemiskinan ekstrem juga terus menurun dan mulai mendekati garis kemiskinan. Pemprov berharap angka kemiskinan 2027 bisa ditekan ke bawah 11 persen.

Pengangguran Terbuka Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) belum sepenuhnya stabil. Target RPJMD 2026 berada di kisaran 3,01 hingga 3,26 persen, sedangkan realisasi terbaru tercatat 3,17 persen.

Untuk 2027, RPJMD memasang rentang 2,95 hingga 3,32 persen. Pemprov Gorontalo kembali memasang sasaran lebih tinggi dengan menargetkan TPT dapat ditekan di bawah 2,9 persen.

RAPBD 2027 akan dibawa ke Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo pada Senin (14/9/2026). Pembahasan bersama dewan akan menentukan apakah sasaran optimistis tersebut bertahan atau disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pojok6.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks