GORONTALO — Roda organisasi dan pelayanan jemaat GPdI di Gorontalo dipastikan tetap berjalan setelah Majelis Pusat menunjuk Plt ketua daerah. Pendeta Jefri Manitik resmi menjabat sebagai Plt Ketua MD GPdI Provinsi Gorontalo menggantikan pejabat sebelumnya yang mengundurkan diri.
Ketua Majelis Pusat GPdI Pendeta Adi Sujaka menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan antarwaktu merupakan hal yang lazim dalam organisasi. Kekosongan bisa terjadi karena meninggal dunia, sakit permanen, hingga pengunduran diri.
"Ini adalah hal yang biasa terjadi dalam suatu organisasi, bisa karena meninggal dunia, sakit permanen, mengundurkan diri, atau sebab lainnya," kata Adi di Gorontalo, Rabu.
Masa Jabatan Tinggal Delapan Bulan
Alih-alih menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua definitif, Majelis Pusat memutuskan menunjuk pelaksana tugas. Alasannya, sisa masa kepengurusan periode saat ini hanya sekitar delapan bulan sebelum Musyawarah Besar (Mubes) pada Maret 2027.
Menurut Anggaran Dasar GPdI, Ketua Majelis Daerah definitif seharusnya dipilih melalui Musda. Namun karena waktu yang tersisa singkat, mekanisme penunjukan Plt dinilai lebih efektif. Setelah Mubes selesai, GPdI Provinsi Gorontalo akan menggelar Musda untuk memilih ketua dan jajaran pengurus definitif periode berikutnya.
Tugas Plt: Konsolidasi hingga Sinergi dengan Pemda
Proses serah terima jabatan dan pengangkatan Plt Ketua MD GPdI Gorontalo berlangsung di GPdI Ekklesia Kota Gorontalo. Pendeta Adi Sujaka menegaskan bahwa tanggung jawab Plt tidak hanya mempersiapkan Musda, tetapi juga menjalankan program pelayanan dan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
Sementara itu, Pendeta Jefri Manitik menyatakan siap melanjutkan program kerja yang telah disusun pada sisa masa kepengurusan periode berjalan. Ia akan memperkuat konsolidasi internal organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota.
"Kami akan bersinergi dengan pemerintah di Provinsi Gorontalo. Program-program strategis akan kami susun dan matangkan bersama jajaran pengurus Majelis Daerah Provinsi Gorontalo," kata Jefri.