GORONTALO — Bocoran harga terbaru dari laporan WinFuture, Kamis (17/4), mengungkap strategi harga Samsung yang cukup membingungkan untuk lini Galaxy Z Fold 8. Alih-alih menaikkan harga untuk produk baru, Samsung justru membanderol lebih murah model terbaru bernama "Wide" dibandingkan varian "Ultra" yang hanya mendapatkan perubahan minimal dari Galaxy Z Fold 7.
Perbandingan Harga Varian Galaxy Z Fold 8
Berdasarkan laporan tersebut, berikut rincian harga untuk pasar Jerman yang kemungkinan besar akan menjadi acuan harga global, termasuk Indonesia:
- Galaxy Z Fold 8 (Wide):
- 256GB: €1.999 (sekitar Rp35,3 juta)
- 512GB: €2.199 (sekitar Rp38,8 juta)
- 1TB: €2.599 (sekitar Rp45,9 juta)
- Galaxy Z Fold 8 Ultra:
- 256GB: €2.199 (sekitar Rp38,8 juta) — naik €100
- 512GB: €2.399 (sekitar Rp42,3 juta) — naik €180
- 1TB: €2.799 (sekitar Rp49,4 juta) — naik €280
Logika di Balik Harga: Kamera dan Baterai Jadi Pembeda
Mengapa varian "Ultra" yang nyaris tak berubah justru lebih mahal? Penjelasan parsialnya ada pada perangkat keras. Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali tiga kamera belakang dan baterai lebih besar, sementara varian "Wide" hanya memiliki dua kamera. Namun, argumen ini sulit diterima mengingat model "Wide" adalah produk yang sepenuhnya baru — dengan formfactor lebih lebar yang sudah mulai di-tease Samsung — sementara Ultra hanyalah