GORONTALO — Marshall kembali memperbarui lini speaker rumah premiumnya dengan meluncurkan Stanmore IV pada Juli 2026. Perangkat ini hadir sekitar empat tahun setelah generasi ketiga, membawa sejumlah peningkatan yang langsung terasa, terutama dari sisi kualitas audio dan pengalaman pengguna.
Spesifikasi dan Ukuran
Secara dimensi, Stanmore IV memiliki bobot 4 kg dengan ukuran 350 x 203 x 185 mm. Speaker ini mengusung driver utama berupa satu woofer 5 inci dengan daya 60W dan dua tweeter 0,75 inci masing-masing 25W. Kombinasi ini menghasilkan respons frekuensi yang mampu mencapai kedalaman hingga 38Hz, memberikan reproduksi sub-bass yang solid.
Untuk konektivitas, Stanmore IV mendukung Bluetooth 5.3, serta input kabel melalui port 3,5mm dan RCA. Sayangnya, tidak ada sertifikasi ketahanan air yang disebutkan secara resmi.
Kualitas Suara: Bertenaga dan Detail
Dalam pengujian, Stanmore IV menunjukkan karakter suara yang energik dengan penekanan kuat pada frekuensi rendah. Trek seperti "Are You Gonna Go My Way" dari Lenny Kravitz terdengar dengan ketepatan tonal gitar yang sangat baik, sementara vokal tetap emosional dan jelas. Untuk lagu dengan bass dalam seperti "Vision of Love" milik Lewis Taylor, low-end terasa berdampak besar namun tetap teratur dan bersih.
Salah satu peningkatan paling terasa adalah pada panggung suara. Berkat desain kabinet yang lebih lebar dibandingkan Acton IV, Stanmore IV mampu menghasilkan separasi instrumen yang lebih jelas. Pada lagu "Foxey Lady" dari Jimi Hendrix, gitar utama terdengar dengan penempatan yang presisi di sisi kanan. Teknologi Dynamic Loudness dari Marshall juga menjaga kejernihan audio pada volume tinggi, meski kompresi kecil tetap terasa di level 100 persen.
Fitur Unggulan yang Ditawarkan
Aplikasi Marshall yang diperbarui menjadi pusat kendali utama. Pengguna bisa menyimpan tiga preset EQ melalui equalizer lima pita, menyesuaikan kompensasi penempatan speaker, serta mengatur kecerahan indikator LED. Tombol M pada bodi speaker memungkinkan perpindahan cepat antar preset EQ favorit.
Dukungan LDAC menjadi nilai tambah signifikan untuk streaming nirkabel resolusi tinggi. Dalam pengujian dengan lagu "Black Eye" dari Allie X, detail napas vokal yang halus mampu terangkat dengan baik. Teknologi Auracast juga tersedia untuk menghubungkan beberapa speaker Marshall dalam konfigurasi multi-ruangan.
Kekurangan: Tidak Ada Wi-Fi dan Asisten Suara
Meski ditujukan untuk penggunaan di rumah, Stanmore IV tidak dibekali konektivitas Wi-Fi. Ini berarti tidak ada dukungan untuk AirPlay, Spotify Connect, atau streaming nirkabel kualitas tertinggi. Pengguna juga harus siap dengan kemungkinan suara notifikasi ponsel ikut terdengar dari speaker saat terhubung via Bluetooth.
Fitur asisten suara seperti Alexa atau Google Assistant juga absen. Bagi pengguna yang menginginkan speaker pintar terintegrasi, opsi seperti Sonos Era 100 atau Bose Lifestyle Ultra bisa menjadi alternatif.
Harga dan Perbandingan
Marshall Stanmore IV dibanderol 399,99 dolar AS (sekitar Rp 6,5 juta), atau 100 dolar lebih mahal dari Acton IV. Selisih harga ini terasa sepadan berkat kontrol volume yang lebih ketat di level tinggi dan suara yang lebih berisi. Dibandingkan kompetitor seperti Denon Home 400 yang lebih mahal, Stanmore IV menawarkan tenaga lebih besar. Sementara jika dibandingkan dengan Sonos Move 2, Marshall unggul dari segi harga dan karakter suara, meski kalah dalam hal fitur pintar dan portabilitas.
Kesimpulan: Speaker Rumah untuk Pencinta Suara Bertenaga
Stanmore IV adalah pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan kualitas audio superior dan desain ikonik di ruang keluarga. Bass yang dalam, panggung suara lebar, dan dukungan LDAC membuatnya unggul untuk pengalaman mendengarkan musik yang imersif. Namun, jika Anda membutuhkan konektivitas Wi-Fi, fitur multi-ruangan seamless, atau asisten suara, speaker ini mungkin bukan yang paling cocok.