Pencarian

Polda Gorontalo Terjunkan 706 Personel Amankan PENAS Petani Nelayan XVII 2026, Enam Satgas Disiagakan

Rabu, 17 Juni 2026 • 13:31:31 WIB
Polda Gorontalo Terjunkan 706 Personel Amankan PENAS Petani Nelayan XVII 2026, Enam Satgas Disiagakan
Personel Polda Gorontalo dan jajaran siap amankan PENAS Petani Nelayan XVII 2026.

LIMBOTO — Ratusan personel itu terdiri dari 331 anggota Polda Gorontalo, 250 personel Polres Gorontalo, 75 personel Polresta Gorontalo Kota, dan 50 personel Polres Bone Bolango. Mereka disiagakan untuk mengawal agenda nasional yang dibuka Wakil Presiden RI dan dihadiri peserta dari 38 provinsi tersebut.

Enam Satgas Disiagakan untuk Berbagai Potensi Kerawanan

Direktur Operasional Polda Gorontalo Kombes Pol. Pramono Jati memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Penas Otanaha 2026 di halaman Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (17/6/2026). Ia menyebut apel itu merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan personel dan sarana-prasarana.

“Apel ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Pramono dalam amanatnya.

Polda membagi personel ke dalam Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Penegakan Hukum, Penindakan, dan Bantuan Operasi. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi kerawanan seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, gangguan kesehatan, hingga ancaman keamanan lain yang diperkirakan meningkat seiring mobilitas peserta dan tamu undangan.

Lokasi Prioritas: dari Area Parkir hingga Jalur Kedatangan Peserta

Pramono menginstruksikan pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis. Mulai dari lokasi kegiatan utama, jalur kedatangan dan kepulangan peserta, area penginapan, lokasi parkir, hingga objek vital lain.

“Keberhasilan pengamanan tidak bisa dicapai secara sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama yang kuat, solid, dan terintegrasi antara seluruh unsur yang terlibat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan personel untuk mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Deteksi dini, pemetaan kerawanan, patroli rutin, pengaturan lalu lintas, serta edukasi ke masyarakat disebut sebagai kunci mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

PENAS Petani Nelayan XVII: Agenda Nasional Tujuh Hari di Gorontalo

PENAS Petani Nelayan XVII berlangsung mulai 17 hingga 25 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri peserta dari seluruh provinsi, pejabat pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, penyuluh pertanian, hingga petani dan nelayan.

“Keberhasilan penyelenggaraan PENAS Petani Nelayan XVII bukan hanya menjadi kebanggaan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Gorontalo sebagai tuan rumah agenda nasional,” pungkas Pramono.

Selain unsur Polri, apel gelar pasukan juga diikuti personel TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Sinergi lintas lembaga itu disebut sebagai fondasi utama pengamanan kegiatan berskala nasional di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: otanaha.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks