GORONTALO — Dapur umum yang didirikan Pemprov Gorontalo untuk melayani ribuan warga terdampak banjir di Kecamatan Biau resmi diperpanjang masa operasionalnya. Keputusan ini diambil setelah Bupati Gorontalo menyampaikan permintaan langsung kepada pemerintah provinsi agar layanan darurat tidak dihentikan terlalu cepat.
Perpanjangan berlaku selama satu hari tambahan dari jadwal semula. Posko dan dapur umum sebelumnya direncanakan berakhir pada Jumat, namun dengan kondisi sejumlah pengungsi yang masih membutuhkan pasokan makanan matang, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang operasional.
Bupati Minta Tambahan Layanan untuk Warga yang Masih Bertahan
Bupati Gorontalo menilai masih banyak warga di Biau yang belum bisa kembali ke rumahnya akibat rumah terendam atau akses jalan yang terputus. Permintaan tambahan layanan disampaikan langsung kepada Dinas Sosial Provinsi Gorontalo yang mengelola posko darurat.
“Kami melihat masih ada warga yang membutuhkan makanan siap saji. Jangan sampai ada yang kelaparan karena dapur umum ditutup lebih awal,” ujar Bupati dalam koordinasi dengan tim Satgas Bencana.
Ribuan Jiwa Terdampak, Akses Darat Masih Terhambat
Banjir yang melanda Kecamatan Biau beberapa pekan lalu merendam pemukiman di beberapa desa. Ratusan rumah terendam air hingga satu meter, memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Pasokan logistik sempat terhambat karena akses jalan utama tergenang dan lumpur tebal.
Dapur umum yang diperpanjang ini menyediakan makanan siap santap untuk sekitar 1.200 jiwa per hari. Menu disesuaikan dengan kebutuhan gizi, termasuk untuk balita dan lansia yang rentan sakit di pengungsian.
Apa Langkah Pemprov Selanjutnya?
Pemerintah Provinsi Gorontalo belum memutuskan apakah akan kembali memperpanjang operasional dapur umum jika kondisi banjir belum surut total. Tim gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, dan TNI-Polri masih melakukan asesmen di lapangan.
“Kami evaluasi setiap hari. Kalau masih ada warga yang belum bisa kembali, kami siap perpanjang lagi,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.
Banjir di Biau merupakan salah satu bencana terbesar di Kabupaten Gorontalo tahun ini. Pemerintah daerah masih menghitung total kerugian material dan kebutuhan rehabilitasi pascabanjir.