GORONTALO — Quaison, yang sempat memperkuat Al-Ettifaq di Liga Saudi, menyelesaikan rangkaian ibadah haji dari wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga menuju Mina. Ia menyebut seluruh prosesi tersebut memperkuat keimanannya sebagai seorang Muslim.
"Pengalaman spiritual ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya," kata Quaison kepada Arab News, seperti dikutip dari laporan media setempat.
Perjalanan Spiritual yang Dimulai dari Karier di Saudi
Keputusan Quaison memeluk Islam bukanlah hal yang tiba-tiba. Striker kelahiran Stockholm itu mengakui bahwa nilai-nilai sosial masyarakat Arab Saudi serta kuatnya kehidupan religius di negara tersebut memberi pengaruh besar selama ia berkarier di sana.
Quaison bergabung dengan Al-Ettifaq pada 2021 dan menghabiskan tiga musim di klub tersebut sebelum pindah ke Aris dan kini membela Gulf United. Selama di Saudi, ia menyaksikan langsung bagaimana agama menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat.
Ia juga memuji perkembangan Arab Saudi dan pelayanan pemerintah setempat terhadap para jamaah haji. Menurutnya, kemudahan akses dan fasilitas yang diberikan membuat pelaksanaan ibadah semakin khusyuk.
52 Caps dan 14 Gol untuk Timnas Swedia
Sebelum memutuskan menjadi mualaf, nama Quaison sudah cukup dikenal di sepak bola Eropa. Ia mencatatkan 52 penampilan bersama Timnas Swedia dan menyumbang 14 gol. Karier internasionalnya sempat mewarnai era keemasan sepak bola Swedia di penghujung 2010-an.
Perjalanan profesional Quaison dimulai dari AIK Stockholm pada 2011. Ia kemudian merantau ke Italia bersama Palermo, sebelum mencuri perhatian di Bundesliga bersama Mainz 05. Dari Jerman, ia melanjutkan petualangan ke Arab Saudi, Yunani, dan kini bermain di Uni Emirat Arab bersama Gulf United.
Kisah Quaison menjadi salah satu contoh bagaimana lingkungan dan pengalaman hidup di negara dengan mayoritas Muslim mampu mengubah perjalanan spiritual seorang atlet profesional.