GORONTALO — Kerusakan aspal di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Gorontalo, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi. Ruas jalan yang menghubungkan kawasan pendidikan dan pusat perbelanjaan itu rusak akibat aktivitas pembangunan kanal yang memicu tingginya mobilitas alat berat di lokasi.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Mohammad Iqbal Hasan, mengatakan perbaikan sudah mulai dikerjakan tahun ini. Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan.
Mengapa Jalan HOS Cokroaminoto Jadi Prioritas?
Jalur ini dinilai strategis karena menghubungkan dua titik vital: pusat pendidikan dan pusat perbelanjaan. Kerusakan aspal di ruas tersebut mengganggu mobilitas ribuan pelajar, tenaga pengajar, serta pengunjung mal dan pasar.
“Jadi kawasan-kawasan dengan tema tertentu itu yang coba dihubungkan oleh infrastruktur jalan,” kata Iqbal di Gorontalo, Selasa (26/5).
Selain itu, pemerintah provinsi juga memprioritaskan penanganan ruas jalan yang menghubungkan permukiman warga, pasar tradisional, dan fasilitas pelayanan publik. Tujuannya mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat.
Anggaran Terbatas, Titik Strategis Jadi Andalan
Keterbatasan anggaran daerah tidak membuat pemprov menunda perbaikan infrastruktur. Sebaliknya, pemprov memilih skema bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi kerusakan dan manfaat terhadap mobilitas warga.
Iqbal menyebut sejumlah tempat menjadi perhatian khusus, seperti akses menuju sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kedua titik ini dinilai memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Meski dengan keterbatasan anggaran yang ada, titik-titik strategis yang menunjang aktivitas masyarakat tetap menjadi prioritas,” ujar dia.
Apa Dampak Perbaikan Jalan bagi Warga Gorontalo?
Perbaikan jalan di kawasan strategis diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa, mengurangi kemacetan, serta menekan biaya operasional kendaraan. Warga yang setiap hari melintasi Jalan HOS Cokroaminoto kini bisa bernapas lega, meski harus bersabar dengan proses pengerjaan yang bertahap.
Pemprov Gorontalo berkomitmen melanjutkan perbaikan di titik-titik lain yang masuk kategori penghubung kawasan strategis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas antarpusat aktivitas ekonomi dan sosial di daerah.
Kapan Proyek Perbaikan Jalan Lainnya Dimulai?
Pemerintah provinsi belum merinci jadwal pasti perbaikan di ruas jalan lain. Namun, penanganan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Masyarakat diimbau bersabar dan melaporkan kerusakan parah ke dinas terkait.
Apakah Semua Jalan Rusak di Gorontalo Akan Diperbaiki?
Tidak semua. Pemprov memilih fokus pada jalan yang menghubungkan kawasan dengan fungsi tertentu: pendidikan, perdagangan, permukiman padat, dan fasilitas publik. Jalan di permukiman terpencil atau non-strategis mungkin harus menunggu putaran anggaran berikutnya.
Siapa yang Mengawasi Kualitas Pengerjaan Jalan?
Dinas PUPR Provinsi Gorontalo bertanggung jawab penuh terhadap pengawasan mutu. Masyarakat bisa menyampaikan keluhan atau temuan terkait pengerjaan jalan melalui kanal pengaduan yang disediakan pemda.