DKPTPH Gorontalo Monev Program Pertanian di Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato, Cek Bantuan Dryer hingga Irigasi

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:46:31 WIB
Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo meninjau bantuan alat pengering gabah di Desa Suka Makmur, Kabupaten Gorontalo.

GORONTALO — Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Muljady D. Mario memimpin langsung peninjauan lapangan bersama jajaran dinas. Rombongan menyusuri sejumlah titik program di tiga kabupaten dalam dua hari, Kamis hingga Jumat (29–30 Oktober 2026).

Monitoring diawali di Desa Suka Makmur, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Di lokasi ini tim memeriksa bantuan satu unit alat pengering gabah (dryer) yang dialokasikan bagi kelompok tani setempat.

Apa Saja yang Diperiksa di Tiga Kabupaten

Di Kabupaten Boalemo, peninjauan menyasar bantuan padi melalui program PM-AAS di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman. Tim juga memeriksa pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Desa Dilato, Kecamatan Paguyaman.

Masih di Boalemo, rombongan meninjau pembangunan jaringan irigasi perpipaan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari. Calon penerima bantuan stabilisasi pangan di Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, turut dicek kelayakannya.

Perjalanan berlanjut ke Kabupaten Pohuwato. Di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, tim memeriksa bantuan satu unit dryer. Peninjauan berikutnya di Desa Padengo, Kecamatan Dengilo, mencakup kegiatan irigasi perpompaan dan pembangunan jalan usaha tani di desa yang sama.

Infrastruktur Pertanian Jadi Penopang Produktivitas

Muljady menyebut pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas dan produktivitas petani. Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai menentukan kelancaran usaha tani.

"Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian perlu terus dipantau agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat mendukung kelancaran usaha tani serta meningkatkan produktivitas pertanian," jelasnya.

Jaringan irigasi, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, dan jalan usaha tani menjadi fokus peninjauan karena berperan langsung dalam distribusi air dan akses angkutan hasil panen. Kerusakan pada satu titik saja bisa menurunkan indeks pertanaman di hamparan sekitarnya.

Hasil Peninjauan Jadi Bahan Evaluasi Dinas

Monev dipakai untuk membaca kondisi riil pelaksanaan program di lapangan. Temuan yang masih memerlukan perhatian akan dicatat sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dinas.

"Monitoring dan evaluasi ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dialokasikan pada Tahun Anggaran 2026. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi petani," ujar Muljady.

Ia menambahkan, hasil peninjauan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan program pembangunan pertanian ke depan. DKPTPH Gorontalo mendorong program yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan sebagai bagian penguatan ketahanan pangan daerah serta peningkatan kesejahteraan petani.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: dailypost.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top