GORONTALO — Everton mengumumkan perekrutan Noemie Mouchon pada jendela transfer musim panas ini. Striker muda Perancis tersebut menandatangani kontrak setelah dua musim membela Leicester City di WSL.
Selama berseragam Leicester, Mouchon mencatatkan 24 penampilan di semua kompetisi dan menyumbang dua gol. Ia menjadi bagian dari skuad yang harus menerima kenyataan pahit degradasi dari kasta tertinggi sepak bola wanita Inggris pada musim 2023/2024.
Sebelum merumput di Inggris, karier Mouchon dimulai dari klub masa kecilnya, Lille. Ia kemudian pindah ke Reims dan menghabiskan satu musim di sana sebelum akhirnya hijrah ke Leicester.
"Saya merasa sangat bersemangat untuk memulai bersama tim dan klub baru ini," ujar Mouchon dalam pernyataan resmi klub. Ia mengaku siap memberikan kontribusi langsung di lini depan Everton.
"Saya tipe pemain yang bisa memberikan sesuatu di lapangan. Saya pemain cepat dan saya suka mencetak gol, jadi saya tidak sabar. Saya hanya ingin mencetak banyak gol untuk Everton. Itu satu-satunya tujuan saya," tegasnya.
Kecepatan menjadi senjata utama Mouchon. Dengan gaya bermain eksplosif dan naluri mencetak gol, Everton mendapatkan profil penyerang yang berbeda dari yang sudah ada di skuad. The Toffees butuh tambahan daya gedor setelah musim lalu kesulitan di papan tengah klasemen.
Kedatangan pemain Timnas Perancis ini juga menjadi sinyal bahwa Everton tidak ingin hanya sekadar bertahan di WSL. Mereka mulai membangun kembali skuad dengan pemain-pemain bertalenta yang masih memiliki potensi berkembang besar.
Mouchon diharapkan bisa langsung beradaptasi dengan skema permainan asuhan pelatih Brian Sorensen. Dengan usia yang masih 23 tahun, ia juga menjadi investasi jangka panjang bagi klub asal Liverpool tersebut.