KOTA GORONTALO — Ajang MTQ tingkat provinsi di Gorontalo resmi dimulai. Gubernur Gusnar Ismail membuka langsung perhelatan yang berlangsung selama lima hari, 3 hingga 7 Juli 2026, di sejumlah lokasi di ibu kota provinsi.
Gusnar memanfaatkan momentum pembukaan untuk memberi motivasi kepada para kafilah. Ia mencontohkan keberhasilan qari asal Gorontalo, Sarini Abdullah, yang pernah menjadi juara pertama pada MTQ Internasional di Kuala Lumpur.
Capaian itu, kata Gusnar, menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki potensi besar untuk kembali mengharumkan nama Gorontalo di tingkat dunia.
Motivasi dari Prestasi Qari Gorontalo di Kuala Lumpur
“Saya ingin mengurai sedikit itu untuk memberikan motivasi kepada para kafilah agar memanfaatkan lomba ini dengan sebaik mungkin. Menunjukkan prestasi yang tinggi sehingga bisa mengharumkan nama Provinsi Gorontalo,” kata Gusnar dalam sambutannya.
Ia optimistis, dengan pembinaan berkelanjutan, kafilah Gorontalo mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Selain mengejar prestasi, Gusnar mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Gerakan Dakwah
Plt. Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo Mahmud Y. Bobihu menekankan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini merupakan gerakan dakwah, pendidikan, dan peradaban untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tetapi yang jauh lebih mulia adalah ketika Al-Qur’an benar-benar hidup dalam hati menjadi pedoman dalam keluarga, menjadi inspirasi dalam bekerja, menjadi landasan dalam memimpin, dan juga ruh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Mahmud.
MTQ 2026: Enam Kafilah Berlomba di Delapan Cabang
MTQ Provinsi Gorontalo tahun ini diikuti 214 peserta dari enam kafilah kabupaten/kota. Mereka akan bertanding pada delapan cabang perlombaan, meliputi seni baca Al-Qur’an, qiraat, hafalan, tafsir, fahmil, syahril, kaligrafi, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Lokasi perlombaan tersebar di arena utama Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, MTsN 1 Kota Gorontalo, MAN 1 Gorontalo, dan Aula IAIN Gorontalo.
Mahmud menambahkan, penyelenggaraan MTQ menjadi momentum memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan identitas Gorontalo sebagai daerah religius dengan falsafah adat bersendikan syara, syara bersendikan Kitabullah.