GORONTALO — JAECOO semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik Indonesia. Model J5 EV menjadi tulang punggung penjualan merek asal China itu sepanjang 2026, berkontribusi besar terhadap total wholesales 13.949 unit per Mei 2026. Angka itu setara dengan hampir seperempat pangsa pasar EV nasional menurut data GAIKINDO.
Harga menjadi senjata utama J5 EV. Per Juni 2026, banderol OTR-nya masih di bawah Rp 310 juta untuk varian termahal. Berikut rincian harga resmi dari laman JAECOO Indonesia:
- JAECOO J5 EV Standard: Rp 279.900.000
- JAECOO J5 EV Premium: Rp 309.900.000
Daya Tempuh 461 Km, Tenaga 210 PS
Performa J5 EV cukup untuk mobilitas harian. Tenaga yang dihasilkan mencapai 210 PS dengan jarak tempuh hingga 461 km dalam sekali pengisian daya. Kombinasi ini menawarkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kenyamanan untuk penggunaan perkotaan maupun luar kota.
Desain SUV modern dan futuristis menjadi daya tarik visual. Kabin yang lapang juga disebut cocok untuk keluarga. Teknologi kendaraan listrik terkini, biaya operasional rendah, serta emisi nol saat digunakan melengkapi keunggulan model ini.
Klaim Biaya Operasional Lebih Hemat 88 Persen
Salah satu keunggulan utama J5 EV adalah biaya penggunaan yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil bensin. JAECOO mengklaim penghematan bisa mencapai 88 persen jika dibandingkan dengan mobil mesin turbo 1.500 cc.
Simulasi yang diberikan pabrikan cukup gamblang. Untuk mobil bensin 1.500 cc turbo dengan asumsi jarak tempuh harian 50 km dan harga BBM RON 92 Rp 16.250 per liter, biaya operasional per tahun mencapai Rp 31,25 juta. Sementara untuk J5 EV dengan tarif listrik Rp 1.700 per kWh, biaya tahunan hanya sekitar Rp 4 juta. Selisihnya sangat signifikan.
Varian Standard vs Premium, Pilih Mana?
Varian Standard cocok bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi harga. Sementara tipe Premium menawarkan pengalaman berkendara lebih lengkap dengan tambahan fitur ADAS, panoramic roof, dan kamera 540 derajat. Selisih harga Rp 30 juta terbilang wajar untuk tambahan fitur keselamatan aktif dan kenyamanan tersebut.
Perlu diingat, harga OTR bisa berubah sewaktu-waktu. Kebijakan pabrikan, program promosi dealer, maupun lokasi pembelian kendaraan dapat memengaruhi banderol akhir di showroom.