TILAMUTA — Pemerintah Kabupaten Boalemo mengambil langkah strategis dengan menggelar pentas seni budaya di Tilamuta, sebuah upaya yang tidak hanya seremonial tetapi menjadi fondasi penyelamatan warisan leluhur. Kegiatan ini melibatkan puluhan seniman lokal dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang selama ini mengkhawatirkan punahnya tradisi khas Gorontalo di tengah arus modernisasi.
Rum Pagau, tokoh yang dikenal vokal dalam isu kebudayaan, menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Gorontalo. Menurutnya, pentas seni ini bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menanamkan nilai-nilai leluhur kepada generasi muda yang mulai teralienasi dari akar budayanya sendiri.
Apa Dampak Pentas Seni Budaya bagi Warga Boalemo?
Dampak paling langsung terasa pada para pelaku seni dan perajin lokal. Mereka mendapat panggung untuk menunjukkan karya—mulai dari tarian tradisional, musik khas Gorontalo, hingga kerajinan tangan. Selain itu, warga yang hadir tidak hanya menonton, tetapi juga diajak berpartisipasi dalam workshop singkat, sehingga pengetahuan tentang budaya tidak berhenti di panggung.
Siapa yang Paling Terdampak dari Program Pelestarian Ini?
Generasi muda dan komunitas seni di Tilamuta menjadi pihak yang paling diuntungkan. Anak-anak sekolah dasar hingga menengah pertama diajak menyaksikan langsung pertunjukan yang selama ini hanya mereka lihat di layar ponsel. Sementara itu, para tetua adat merasa lega karena ada upaya sistematis dari pemerintah daerah untuk memastikan tradisi tidak lenyap begitu saja.
Bagaimana Langkah Pemkab Boalemo Selanjutnya?
Pemerintah Kabupaten Boalemo berencana menjadikan pentas seni budaya ini sebagai agenda rutin, tidak hanya di Tilamuta tetapi juga di kecamatan-kecamatan lain. Rum Pagau menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas adat harus diperkuat agar program tidak berhenti pada satu acara. "Ini bukan proyek tahunan, ini tanggung jawab moral," tegasnya.
Langkah ini menjadi contoh bagi daerah lain di Gorontalo bahwa pelestarian budaya tidak harus menunggu dana besar. Dengan kemauan politik dan partisipasi warga, warisan leluhur bisa terus hidup di tengah perubahan zaman. Warga Boalemo kini menanti realisasi janji tersebut, berharap tradisi tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan.
Apakah Pentas Seni Ini Berdampak pada Ekonomi Lokal?
Ya, meski tidak langsung besar, kegiatan ini membuka peluang bagi UMKM lokal. Para pedagang makanan khas Gorontalo dan perajin suvenir mencatat peningkatan omzet selama acara berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan jika dikelola dengan serius.