BOALEMO — Sebanyak 218 jemaah haji asal Gorontalo tiba di Asrama Haji Gorontalo pada Selasa (23/6/2026). Mereka tergabung dalam Kloter 30 Embarkasi Gorontalo dan langsung disambut oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah.
Idah menegaskan bahwa momen kepulangan ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen menjadikan setiap tahapan haji sebagai bahan perbaikan.
“Kepercayaan yang terus diberikan kepada Gorontalo dalam penyelenggaraan ibadah haji menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan. Kami ingin setiap jemaah mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Komposisi Jemaah: Didominasi Lansia dari Tiga Kabupaten
Dari total 218 jemaah yang tiba, rinciannya sebagai berikut: 155 orang berasal dari Kabupaten Gorontalo, 35 orang dari Kabupaten Boalemo, dan 26 orang dari Kabupaten Gorontalo Utara. Dua petugas kloter juga turut serta dalam rombongan.
Setelah prosesi serah terima, para jemaah langsung diberangkatkan ke daerah asal masing-masing. Pemerintah kabupaten mengkoordinasikan transportasi pulang mereka.
Apresiasi untuk Petugas: Dedikasi pada Jemaah Lansia
Wagub Idah memberikan apresiasi khusus kepada seluruh petugas haji dan panitia penyelenggara. Ia menilai pendampingan terhadap jemaah lanjut usia berjalan dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran.
“Dedikasi yang ditunjukkan dalam mendampingi jemaah, khususnya para lansia, telah berjalan dengan penuh tanggung jawab, kesabaran, dan keikhlasan,” kata Idah dalam sambutannya.
Kebahagiaan Ganda: Bertepatan dengan PENAS Petani Nelayan
Kepulangan jemaah tahun ini membawa kebahagiaan ganda bagi daerah. Momentumnya bertepatan dengan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang tengah berlangsung di Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dapat kembali ke Gorontalo dengan selamat dan sehat. Kami berharap seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan kemabrurannya tercermin dalam perilaku sehari-hari,” ucap Idah.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Pelayanan Haji Gorontalo?
Pemprov Gorontalo berencana menggelar evaluasi internal pasca-pemulangan jemaah. Fokusnya pada aspek akomodasi, transportasi, dan pendampingan selama di Tanah Suci. Hasil evaluasi akan menjadi dasar kebijakan untuk musim haji mendatang.
Idah menekankan bahwa perbaikan harus bersifat berkelanjutan. Tidak ada satu pun keluhan jemaah yang diabaikan dalam proses penyusunan laporan tahun ini.
Berapa Jumlah Jemaah Haji Gorontalo Tahun Ini?
Kloter 30 merupakan salah satu dari beberapa kloter yang diberangkatkan dari Embarkasi Gorontalo. Total jemaah yang diberangkatkan tahun ini mencapai ribuan orang, tersebar dalam beberapa gelombang keberangkatan dan kepulangan.
Kapan Jadwal Evaluasi Pelayanan Haji Dilakukan?
Evaluasi akan dimulai segera setelah seluruh jemaah tiba di daerah masing-masing. Pemerintah menargetkan laporan final rampung dalam dua pekan ke depan untuk menjadi acuan kebijakan tahun depan.