Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Siaga Bencana, Cek Perahu Karet hingga Tenda Darurat di Lapangan Samapta

Penulis: Ivan Setiawan  •  Kamis, 05 November 2026 | 10:32:02 WIB
Kapolda Gorontalo memimpin apel siaga bencana di Lapangan Samapta.

GORONTALO — Apel gelar pasukan tersebut dihadiri sejumlah instansi yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana di Provinsi Gorontalo. Tampak hadir Kasi Ops Basarnas Gorontalo yang mewakili Kepala Kantor SAR Gorontalo Halidin La Bidu, Kepala Markas PMI Provinsi Gorontalo yang mewakili Ketua PMI Yahya Djafar Ibrahim, Kabid Damkar Kabupaten Bone Bolango Musonif Bau, serta Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Gorontalo Fikri Kurniawan Nasila.

Kapolda Gorontalo didampingi Dir Samapta Polda Gorontalo Kombes Pol. Satrya Perdana Panungtung Tarung Binti selama kegiatan berlangsung. Apel digelar serentak sebagai bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci Penanganan Bencana

Dalam amanatnya, Kapolda Gorontalo menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan tanggung jawab satu instansi semata. Ia meminta TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, dan seluruh elemen masyarakat memperkuat koordinasi tanpa sekat antar lembaga.

Menurut Kapolda, koordinasi yang solid dibutuhkan agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat. Mulai dari proses evakuasi hingga pendistribusian bantuan ke warga terdampak.

Perahu Karet hingga Mobil Karhutla Dikerahkan dalam Apel

Pengecekan menyeluruh dilakukan terhadap kesiapan personel dan peralatan operasional. Kendaraan taktis, perahu karet, alat komunikasi, tenda darurat, perlengkapan kesehatan, dan kebutuhan logistik harus dipastikan dalam kondisi baik serta siap dipakai kapan pun dibutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut digelar berbagai kendaraan dan peralatan pendukung dari masing-masing instansi. Di antaranya ambulans dan tangki air PMI, mobil pemadam kebakaran, kendaraan patroli Satpol PP, kendaraan operasional dan rescue Basarnas, kendaraan taktis SAR Satbrimob Polda Gorontalo, serta mobil komando BPBD.

Dit Samapta Polda Gorontalo sendiri menampilkan mobil D-Max, mobil crane, dan mobil Karhutla. Seluruh peralatan tersebut dipamerkan sebagai gambaran kesiapan gabungan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Gorontalo.

Edukasi Warga Rawan Bencana dan Peringatan Dini Diperkuat

Kapolda juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana. Penguatan sistem peringatan dini dinilai perlu agar ketangguhan warga dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana terus terbangun.

Kepada seluruh personel yang terlibat, Kapolda meminta profesionalisme, disiplin, dan keselamatan diri selalu diutamakan. Setiap tindakan di lapangan harus berpedoman pada standar operasional prosedur dan dilengkapi perlengkapan keselamatan yang memadai.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah, Basarnas, PMI, instansi terkait, relawan, media, dan masyarakat yang selama ini menunjukkan kepedulian dalam membantu penanganan bencana di Provinsi Gorontalo.

Melalui apel gelar pasukan dan peralatan ini, Polda Gorontalo bersama seluruh instansi terkait menegaskan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Koordinasi yang solid, respons cepat, dan tindakan terukur menjadi landasan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat situasi darurat bencana.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: nusantara1.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top