Wamen Haji Dukung Embarkasi Haji Gorontalo, Target Beroperasi 2028 Usai Apron Bandara Djalaluddin Rampung

Penulis: Feri Andika  •  Minggu, 01 November 2026 | 12:46:31 WIB
Wamen Haji meninjau lokasi perluasan apron Bandara Djalaluddin sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana embarkasi haji penuh di Gorontalo.

GORONTALO — Peninjauan lokasi perluasan apron Bandara Djalaluddin menjadi pintu masuk dukungan Kementerian Haji dan Umrah terhadap rencana embarkasi haji penuh di Gorontalo. Dahnil menegaskan pihaknya tidak akan mempersulit proses, sepanjang keberadaan embarkasi benar-benar memudahkan jamaah.

Menurut Dahnil, penetapan embarkasi haji penuh bukan kewenangan tunggal kementeriannya. Diperlukan rekomendasi dari Kementerian Perhubungan serta dukungan para gubernur di kawasan timur Indonesia sebelum keputusan diambil.

Rekomendasi Kementerian Perhubungan Jadi Syarat Penetapan

Dahnil menjelaskan alur penetapan itu di hadapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Rekomendasi dari Kementerian Perhubungan dan para gubernur akan dikaji bersama, terutama untuk memastikan ada kemudahan bagi jamaah haji.

"Jadi kami kan nantinya dapat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan, juga dari para gubernur, kemudian kami kaji kami lihat ada kemudahan bagi jamaah, maka kami tinggal akan tetapkan, jadi mudah-mudahan proses ini yang kami sampaikan ke Pak Gubernur untuk bisa dilalui, kalau semua ini lancar, pada 2028, ini bisa kita gunakan," kata Dahnil.

Ia menegaskan dukungan kementeriannya berangkat dari prinsip kemudahan jamaah. "Yang jelas kementerian Haji dan umrah dukungan penuhnya itu ada pada kemudahan jamaah, kalau jamaah haji itu dipermudah, itu kami mendukung," ujarnya.

Gorontalo Berpeluang Jadi Hub Umrah Kawasan Timur

Embarkasi haji penuh di Gorontalo disebut membuka peluang lebih luas dari sekadar pemberangkatan haji. Dahnil menilai bandara itu berpotensi menjadi bandara pengumpul atau hub pemberangkatan langsung jamaah umrah dari Indonesia ke Arab Saudi di kawasan timur, di luar Sulawesi Selatan.

Potensi lain yang menyusul adalah kunjungan langsung wisatawan asal Arab Saudi ke Gorontalo. Dahnil menyebut rencana promosi besar-besaran di Arab Saudi sudah disampaikan ke Kementerian Pariwisata.

"Ini juga nantinya bisa dibicarakan bareng-bareng dengan Kementerian Pariwisata, sebelumnya saya sudah sampaikan ke Kemenpar untuk promosi besar-besaran di Saudi Arabia, semoga yang dari sana bisa datang ke Gorontalo untuk bisa berwisata," kata Dahnil.

Apron Bandara Djalaluddin Ditarget Rampung Akhir 2026

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung. Perluasan apron Bandara Djalaluddin ditargetkan selesai pada akhir 2026, lalu dilanjutkan pelapisan runway sebagai syarat masuknya pesawat berbadan lebar.

Pemerintah Provinsi Gorontalo, kata Gusnar, terus memacu proses tersebut. Ia menegaskan bandara itu tidak disiapkan untuk embarkasi haji saja, tetapi juga untuk embarkasi umrah.

"Jadi disamping mempersiapkan embarkasi Haji di Gorontalo kita juga siapkan untuk embarkasi Umrah, seperti yang selalu saya sampaikan, bandara ini tidak hanya untuk embarkasi Haji tetapi juga disiapkan untuk embarkasi Umrah," ungkap Gusnar.

Dengan begitu, kelancaran rekomendasi Kementerian Perhubungan dan dukungan para gubernur menjadi penentu apakah embarkasi haji penuh Gorontalo benar-benar beroperasi sesuai target 2028.

Reporter: Feri Andika
Sumber: infopublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top