GORONTALO — Marc Marquez memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 365 poin, unggul 10 angka atas Jorge Martin jelang MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Rider Ducati itu menolak terlena dan menargetkan tetap kompetitif di barisan depan meski rival terdekatnya masih berjuang pulih dari cedera.
Keunggulan 10 poin tercipta setelah Marquez memenangi sprint race MotoGP Australia di Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Tambahan poin itu membawanya ke puncak klasemen, sementara Martin tertahan di 355 poin usai mengalami kecelakaan di sesi yang sama.
Insiden tersebut membuat pergelangan tangan kanan Martin patah. Ia dinyatakan tidak fit untuk balapan utama Australia, yang kemudian dibatalkan akibat cuaca buruk. Kini Martin berupaya pulih agar bisa tampil di Sepang, tetapi harus menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu.
Marquez menyadari keunggulan angka tidak otomatis berarti apa-apa di Malaysia. Sepang menuntut pendekatan berbeda, terutama soal pengelolaan tenaga dan adaptasi terhadap cuaca yang kerap berubah.
"Sepang adalah sirkuit yang sangat berbeda dibandingkan Phillip Island, dan cuaca di sini selalu membuat semuanya lebih menantang. Balapan Sabtu di Australia memberi saya dorongan besar, tetapi kami harus tetap fokus. Targetnya adalah terus memainkan peran penting di barisan depan dan mengelola setiap sesi serta tenaga sebaik mungkin," kata Marquez dalam keterangan resmi Ducati.
Catatan di Sirkuit Sepang memang tidak berpihak penuh kepada Marquez. Ia baru dua kali memenangi balapan kelas premier di sana, yakni pada 2014 dan 2018.
Pada MotoGP Malaysia 2024, Marquez finis ke-12 setelah terjatuh saat masih membela Gresini Ducati. Ia juga absen pada edisi 2025 akibat cedera bahu yang dialaminya di MotoGP Indonesia.
Posisi Marquez di puncak klasemen belum sepenuhnya aman. Martin masih berpeluang kembali bersaing jika lolos pemeriksaan medis dan tampil di Sepang.
Selisih 10 poin setara dua posisi finis di sprint race, sehingga satu kesalahan bisa langsung mengubah peta perebutan gelar. Marquez perlu menjaga konsistensi di setiap sesi, mulai dari latihan bebas hingga balapan utama.
MotoGP Malaysia akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Dengan keunggulan tipis, Marquez berpeluang memperkuat posisinya dalam perebutan gelar, namun ia tetap dituntut tampil konsisten karena Martin belum sepenuhnya tersingkir dari persaingan.