GORONTALO — Di sela rangkaian evaluasi lapangan yang padat, Najamuddin menyambangi kampus UIN Sultan Amai Gorontalo. Pertemuan berlangsung hangat dan berlangsung di lingkungan rektorat, didampingi langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. Sahmin Madina.
Agenda silaturahmi ini menjadi ruang diskusi di luar jadwal resmi penilaian. Pembicaraan mengerucut pada penguatan tata kelola institusi pendidikan tinggi yang selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang tengah dijalankan pemerintah pusat.
Perguruan Tinggi dan Semangat Zona Integritas
Prof. Ahmad Faisal menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, nilai-nilai yang diusung dalam program WBK-WBBM sejalan dengan upaya internal kampus dalam membangun institusi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Silaturahmi ini menjadi momentum positif untuk mempererat komunikasi dan hubungan kelembagaan,” demikian keterangan yang diterima dari pihak kampus. Pertemuan ini dinilai membuka ruang pertukaran informasi terkait peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pendidikan tinggi.
Jadwal Penilaian di Tiga Instansi
Kehadiran Najamuddin di Gorontalo merupakan bagian dari Tim Nasional Zona Integritas Kementerian PANRB. Pada 27 Agustus 2026, tim dijadwalkan mengunjungi tiga lokasi penilaian berbeda.
Ketiga instansi tersebut adalah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, Kejaksaan Negeri Limboto, dan Ombudsman Provinsi Gorontalo. Penilaian ini merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan untuk menentukan kelayakan instansi meraih predikat WBK maupun WBBM.
Dampak bagi Pelayanan Publik di Gorontalo
Hakikat dari penilaian zona integritas ini adalah mendorong birokrasi bersih dan melayani. Bagi masyarakat Gorontalo, capaian WBK-WBBM pada instansi publik berarti kepastian layanan yang lebih cepat dan bebas dari praktik pungutan liar.
Kunjungan silaturahmi ke kampus UIN Sultan Amai Gorontalo di sela agenda resmi ini sekaligus menunjukkan sinergi antara kementerian dan perguruan tinggi. Langkah ini dinilai penting untuk menyebarluaskan budaya antikorupsi tidak hanya di instansi pemerintah, tetapi juga di lingkungan akademik.