Pencarian

Fraksi Golkar DPRD Gorontalo Gelar Evaluasi Dukungan ke Gusnar-Idah, Isyaratkan Hitung-Hitungan Elektoral

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:21:02 WIB
Fraksi Golkar DPRD Gorontalo Gelar Evaluasi Dukungan ke Gusnar-Idah, Isyaratkan Hitung-Hitungan Elektoral
Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat evaluasi dukungan terhadap pasangan Gusnar-Idah pada Senin (24/8).

GORONTALO — Rapat evaluasi yang digelar Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi Gorontalo pada Senin (24/8) lalu menjadi sinyal baru dinamika koalisi pemerintahan daerah. Sikap ini memicu pertanyaan publik apakah hubungan antara Partai Golkar dengan pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie mulai merenggang, terutama setelah Partai Gerindra dikabarkan lebih dulu mencabut dukungannya.

Ketua FPG, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun, menjelaskan bahwa evaluasi ini adalah mekanisme check and balance dalam koalisi. Menurutnya, kerja sama politik harus saling menguntungkan dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, termasuk kepentingan elektoral Partai Golkar.

"Jika berbicara politik, maka ada istilah check and balance. Kerja sama koalisi dalam suatu pemerintahan, harus saling menguntungkan, simbiosis mutualisme," tegas Ghalieb, yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo.

Bukan Soal Kursi Kekuasaan, Melainkan Masa Depan Partai

Ghalieb membantah anggapan bahwa evaluasi ini hanya soal siapa yang duduk di kursi kekuasaan. Ia menegaskan ada kepentingan politik yang harus dikawal oleh partai, termasuk memastikan kerja sama pemerintahan berkontribusi pada kekuatan dan masa depan elektoral Partai Golkar ke depan.

"Dukungan Partai Golkar terhadap pemerintahan tak hanya berbicara mengenai siapa yang duduk di kursi kekuasaan. Ada kepentingan politik yang harus dikawal, termasuk memastikan kerja sama pemerintahan memiliki kontribusi terhadap kekuatan dan masa depan elektoral partai," kata Ghalieb.

Ia juga secara terbuka menyebut dua tujuan dalam kerja sama politik. Tujuan idealis adalah memajukan daerah dan mensejahterakan rakyat, namun tujuan pragmatis partai politik untuk memenangkan pemilu juga tidak bisa diabaikan.

"Tujuan kerja sama partai secara idealis adalah mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Namun jangan lupa bahwa tujuan pragmatis partai politik juga adalah menang Pemilu," tegasnya.

Menghitung Posisi Golkar dalam Peta Koalisi

Di tengah dinamika ini, muncul beragam reaksi dari pengamat hingga warga yang mengikuti perkembangan politik di Gorontalo. Sebagian menilai langkah FPG ini sebagai manuver politik yang sulit ditebak, sementara media lain bahkan sudah menyimpulkan langkah ini sebagai penarikan dukungan terhadap pemerintah.

Namun, Ghalieb menegaskan bahwa yang terjadi dalam rapat tersebut hanyalah evaluasi internal fraksi yang nantinya akan direkomendasikan ke partai. Ia menyebut partainya sedang menghitung posisi dan manfaat politik dari koalisi pemerintahan yang selama ini didukung terhadap masa depan elektoral partai.

"Ini bukan soal apakah Partai Golkar masih berada di dalam koalisi atau tidak. Tetapi seberapa jauh Partai Golkar masih merasa memiliki alasan untuk tetap berada di dalamnya," kuncinya.

Pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie pada Pilkada 2024 lalu diusung oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan sejumlah partai politik lainnya. Hingga berita ini diturunkan, sikap resmi Partai Golkar terkait kelanjutan koalisi masih menunggu hasil rekomendasi dari Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nusantara1.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks