GORONTALO — Penurunan harga logam mulia di outlet Pegadaian kali ini dipimpin oleh emas batangan produksi PT Untung Bersama Sektor (UBS). Emiten pelat merah Pegadaian menyesuaikan harga jual harian mengikuti perkembangan pasar secara berkala. Langkah ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan diversifikasi aset aman (safe haven) dengan biaya perolehan yang lebih rendah.
Pada perdagangan Kamis pagi, emas UBS mengalami koreksi paling dalam dibanding merek lainnya. Harga emas UBS merosot Rp48.000 menjadi Rp2.797.000 per gram dari hari sebelumnya yang bertengger di angka Rp2.845.000 per gram. Pegadaian menyediakan emas UBS ini dalam pecahan mulai dari 0,5 gram hingga maksimal 500 gram.
Emas cetakan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga terpantau lebih murah Rp25.000. Kini, masyarakat dapat menebus emas Antam di Pegadaian seharga Rp2.862.000 per gram dari sebelumnya Rp2.887.000 per gram. Untuk produk ini, Sahabat Pegadaian membatasi tampilan transaksi mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 100 gram saja.
Anak usaha Pegadaian, Galeri24, turut menyelaraskan harga dengan penurunan Rp26.000 per gram. Emas Galeri24 kini dibanderol Rp2.756.000 per gram, dengan ketersediaan ukuran paling lengkap hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Kondisi pasar domestik ini terbilang menarik karena berbanding terbalik dengan pergerakan harga emas dunia. Di pasar spot global pada Rabu (20/5), harga emas justru menguat 1 persen ke level USD 4.532,72 per ounce atau berkisar Rp72,52 juta per ounce. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni juga merangkak naik 0,5 persen ke posisi USD 4.535,30.
"Kita telah melihat jeda dari peningkatan imbal hasil yang berkelanjutan. Akibatnya, kita telah melihat harga emas menguat dari titik terendah baru-baru ini," ujar David Meger, Direktur Perdagangan High Ridge Futures.
Kenaikan harga emas dunia ditopang oleh meredanya kekhawatiran inflasi seiring harapan damai di Timur Tengah. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang memproyeksikan konflik dengan Iran akan segera berakhir sukses menekan harga minyak mentah Brent. Penurunan harga minyak ini meredakan tekanan inflasi global, yang pada gilirannya menurunkan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun dari level tertingginya sejak Januari 2025.
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi fisik di Pegadaian hari ini, berikut adalah rincian harga pecahan untuk ketiga merek emas utama:
Perlu dicatat bahwa harga emas ritel di Pegadaian ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi nilai tukar rupiah dan pergerakan pasar spot global pada sesi berikutnya. Investor disarankan memantau pembaruan harga secara berkala sebelum bertransaksi.