Pencarian

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, 1.000 Jiwa Siap Huni Bekas Bantaran Rel

Sabtu, 13 Juni 2026 • 21:00:31 WIB
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, 1.000 Jiwa Siap Huni Bekas Bantaran Rel
Hunian Senen siap dihuni oleh sekitar 1.000 jiwa sebagai hasil proyek relokasi dari bantaran rel.

GORONTALO — Hunian Senen bukan sekadar deretan tembok dan atap. Bagi ribuan warga yang selama ini tinggal di bantaran rel, proyek ini adalah tiket menuju kehidupan yang lebih aman dan tertata. Hutama Karya menyerahkan 240 unit hunian yang siap dihuni, dengan kapasitas total mencapai sekitar 1.000 jiwa.

Dari Rel ke Rusun: Skema Relokasi Bertahap

Proses relokasi tidak dilakukan serentak. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Hutama Karya menyusun skema bertahap, dimulai dari warga yang tinggal di titik paling rawan. Setiap unit hunian memiliki luas 24 meter persegi dengan fasilitas dasar berupa kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

“Kami pastikan hunian ini layak huni dan sesuai standar. Targetnya, seluruh penghuni bisa menempati sebelum awal tahun depan,” ujar Direktur Operasi Hutama Karya, Gunadi, dalam keterangan resmi, Selasa (17/10).

Fasilitas Penunjang dan Akses Transportasi

Lokasi hunian di Jalan Kramat Raya dinilai strategis karena dekat dengan pusat perbelanjaan dan stasiun kereta. Hutama Karya juga membangun ruang serbaguna, area bermain anak, serta tempat parkir untuk menunjang aktivitas warga. Saluran air dan instalasi listrik sudah terpasang, sehingga warga tidak perlu merogoh kocek tambahan untuk renovasi besar.

Pemerintah daerah berencana mengintegrasikan kawasan ini dengan transportasi umum, termasuk bus TransJakarta dan MRT yang berjarak sekitar 500 meter. Hal ini diharapkan memudahkan mobilitas warga yang bekerja di pusat kota.

Dampak Sosial dan Ekonomi yang Diharapkan

Relokasi ke Hunian Senen bukan hanya soal fisik bangunan. Warga yang sebelumnya berjualan di sekitar rel akan mendapat prioritas untuk menempati kios atau lapak di area yang telah disediakan. Program pelatihan keterampilan juga dirancang agar penghuni bisa mandiri secara ekonomi.

“Kami tidak ingin mereka hanya pindah tempat, tapi juga meningkat kualitas hidupnya. Pelatihan menjahit, kuliner, dan digital marketing akan digelar secara berkala,” tambah Gunadi.

Keberadaan hunian ini sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalur kereta yang kerap memakan korban jiwa. Sepanjang 2023, setidaknya 12 insiden dilaporkan terjadi di bantaran rel Jakarta Pusat akibat aktivitas warga yang melintas atau bermukim di area terlarang.

Hunian Senen menjadi salah satu proyek percontohan bagi kawasan lain di Jakarta. Ke depannya, Hutama Karya bersama Pemprov DKI menargetkan pembangunan rusun serupa di titik-titik rawan lain seperti Tanah Abang dan Manggarai. Jika berhasil, model ini bisa direplikasi di kota-kota besar lain yang menghadapi masalah permukiman liar di bantaran rel.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks