Pencarian

Pemkot Gorontalo Anggarkan Rp1,9 Miliar Revitalisasi Eks Bele Li Mbui Jadi Mal Pelayanan Publik, Ditargetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 09 Juni 2026 • 21:37:31 WIB
Pemkot Gorontalo Anggarkan Rp1,9 Miliar Revitalisasi Eks Bele Li Mbui Jadi Mal Pelayanan Publik, Ditargetkan Rampung Desember 2026
Wali Kota Gorontalo tinjau progres revitalisasi eks Bele Li Mbui menjadi Mal Pelayanan Publik.

GORONTALO — Warga Kota Gorontalo tak perlu lagi keliling kota untuk mengurus administrasi kependudukan, BPJS, hingga surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Semua layanan itu bakal terpusat di satu tempat: Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tengah dibangun di gedung eks Bele Li Mbui.

Pemkot Gorontalo menggelontorkan dana Rp1,9 miliar untuk merevitalisasi bangunan tersebut. Wali Kota Adhan Dambea meninjau langsung progres pekerjaan pada Selasa (9/6) dan mendesak kontraktor bekerja maksimal tanpa mengorbankan kualitas.

Target Peresmian Bertepatan Hari Patriotik 23 Januari 2027

Adhan menargetkan renovasi fisik selesai total pada Desember 2026. Setelah itu, persiapan operasional akan dimatangkan sebelum peresmian yang direncanakan pada 23 Januari 2027, bertepatan dengan Hari Patriotik.

“Target Desember sudah selesai. Jadi, kita resmikan mungkin akan pas tanggal 23 Januari, Hari Patriotik 23 Januari 2027 insyaallah,” ungkap Adhan di lokasi proyek.

Layanan Apa Saja yang Tersedia di MPP Eks Bele Li Mbui?

MPP ini akan menjadi poros utama yang mengintegrasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelayanan publik. Warga bisa mengurus berbagai dokumen dalam satu atap, mulai dari Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kependudukan melalui Dinas Sosial, layanan BPJS Kesehatan, hingga urusan pernikahan.

Command Center Diskominfo juga akan berpusat di lokasi yang sama. Tak hanya layanan Pemkot, kepolisian pun akan menyediakan layanan pembuatan SKCK langsung di MPP ini.

“Termasuk petugas dari kepolisian juga standby di sini, kita siapkan sarana prasarana di sini,” tambah Adhan.

Dampak Langsung bagi Warga: Hemat Waktu dan Biaya Transportasi

Adhan menekankan bahwa integrasi layanan ini bertujuan menghemat biaya dan waktu tempuh warga. Selama ini, warga harus berpindah-pindah lokasi untuk mengurus berbagai keperluan administrasi yang tersebar di beberapa dinas.

“Masyarakat kalau satu urusan, banyak urusan, ke sini saja. Tidak perlu harus mutar-mutar sana kemari,” tegasnya.

Untuk menunjang kenyamanan publik, Pemkot juga menyiapkan armada ambulans darurat dan pusat call center di area MPP. Pemkot berkomitmen memanfaatkan sisa waktu pengerjaan tahun ini agar layanan serba satu pintu bisa segera dirasakan warga.

Bagikan
Sumber: read.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks