Pencarian

Truk Paling Kencang Soal Top Speed Masih Pakai Mesin Bensin Tua, Bukan EV

Senin, 20 Juli 2026 • 12:21:31 WIB
Truk Paling Kencang Soal Top Speed Masih Pakai Mesin Bensin Tua, Bukan EV
Hennessey VelociRaptor 6x6 dengan mesin V8 supercharged mampu mencapai kecepatan tertinggi 240 km/jam.

GORONTALO — Instant torque pada motor listrik memang membuat truk EV seperti Rivian R1T atau Ford F-150 Lightning melesat dari posisi diam dalam hitungan detik. Namun, ketika bicara soal kecepatan tertinggi atau top speed, truk-truk bertenaga bensin dengan mesin raksasa masih tak tertandingi. Fenomena ini menegaskan bahwa akselerasi dan kecepatan puncak adalah dua karakter yang bertolak belakang secara teknis.

Mengapa Torsi Instan Belum Cukup untuk Top Speed

Motor listrik menghasilkan torsi maksimal sejak putaran nol, membuatnya ideal untuk start cepat. Namun, kecepatan tinggi membutuhkan tenaga berkelanjutan pada rpm ekstrem, yang merupakan keunggulan mesin bensin V8 atau V12 dengan turbocharger besar.

Rasio gigi yang panjang pada transmisi truk bensin lawas memungkinkan roda berputar lebih cepat di gigi tertinggi. Sebaliknya, motor listrik mulai kehilangan efisiensi pada putaran tinggi karena karakter kurva dayanya yang landai setelah puncak torsi awal.

Daftar Truk Bensin dengan Top Speed Tertinggi

Beberapa model lawas masih memegang rekor kecepatan yang belum terpecahkan oleh truk listrik modern. Hennessey VelociRaptor 6x6 misalnya, mampu menembus 240 km/jam berkat mesin V8 supercharged 3.5 liter. Ram 1500 TRX dengan Hellcat V8 6.2 liter juga tercatat mencapai 190 km/jam.

Dodge Ram SRT-10 generasi awal yang menggunakan mesin Viper V10 8.3 liter bahkan diklaim bisa melaju hingga 250 km/jam. Semua angka ini masih sulit ditandingi truk listrik yang umumnya dibatasi secara elektronik di kisaran 170-200 km/jam untuk menjaga daya tahan baterai.

Faktor Aerodinamika dan Berat Jadi Penghambat EV

Truk listrik membawa baterai besar yang membuat bobotnya jauh lebih berat, mencapai 3-4 ton. Bobot ini menjadi beban saat melaju di kecepatan tinggi karena butuh energi lebih besar untuk melawan hambatan udara dan inersia.

Sementara itu, truk bensin tua punya keunggulan bobot lebih ringan dan desain aerodinamika yang bisa dimodifikasi. "Pengaturan gigi panjang dan mesin besar adalah resep klasik untuk kecepatan tinggi yang belum bisa ditiru oleh powertrain listrik," ujar seorang insinyur performa yang enggan disebut namanya.

Masa Depan: Mungkinkah EV Pecahkan Rekor?

Teknologi baterai solid-state dan motor axial-flux mulai dikembangkan untuk mengatasi kelemahan ini. Tesla Cybertruck misalnya, diklaim punya potensi top speed lebih tinggi jika pembatas elektroniknya dihapus.

Tapi untuk saat ini, gelar truk tercepat di dunia masih dipegang oleh mesin bensin lawas yang sudah terbukti puluhan tahun. Perubahan baru akan terjadi jika produsen EV berani mengorbankan efisiensi demi performa puncak, sesuatu yang belum menjadi prioritas pasar saat ini.

Bagikan
Sumber: jalopnik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks