GORONTALO — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2. Program ini menyasar 30 ribu calon peserta dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Gorontalo, untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja muda.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pelatihan ini dirancang agar akses vokasi bisa menjangkau masyarakat lebih luas dan dekat dengan domisili masing-masing.
“Pelatihan ini dirancang agar akses pelatihan vokasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan lebih dekat dengan domisili masing-masing, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa terkendala jarak maupun akses lokasi,” kata Yassierli dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Di Mana Warga Gorontalo Bisa Mendaftar?
Pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 melibatkan jaringan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah.
Untuk kawasan Indonesia timur, BPVP Kendari dan BPVP Makassar menjadi salah satu dari 20 BPVP yang ditunjuk sebagai penyelenggara. Selain itu, Satpel Palu dan Satpel Mamuju juga turut mendukung pelaksanaan program ini. Warga Gorontalo bisa mengakses pelatihan melalui UPTD BLK setempat yang berada di bawah pembinaan teknis BPVP dan BBPVP Kemnaker.
Apa Saja Manfaat yang Didapat Peserta?
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung. Kemnaker menyediakan pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), serta sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari BNSP.
Fasilitas asrama juga tersedia bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu. Hal ini menjadi nilai tambah bagi calon peserta dari luar kota yang ingin mengikuti pelatihan intensif di balai-balai pelatihan.
Bagaimana Jadwal dan Cara Pendaftarannya?
Pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 dibuka melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Batas akhir pendaftaran pada 9 Juni 2026.
Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi peserta akan berlangsung pada 10–17 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Adapun tahap kick off dan orientasi pelatihan akan dilaksanakan pada 22 Juni 2026.
Siapa yang Paling Diuntungkan dari Program Ini?
Program ini menyasar calon angkatan kerja muda yang belum memiliki sertifikasi kompetensi atau ingin meningkatkan keterampilan teknis di bidang tertentu. Dengan akses yang lebih dekat ke domisili, warga di daerah seperti Gorontalo tidak perlu lagi merogoh biaya besar untuk mengikuti pelatihan di kota besar.
Kemnaker menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses vokasi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah timur yang selama ini kerap terkendala infrastruktur dan jarak.
Apakah Ada Jaminan Sertifikasi Kompetensi?
Setiap peserta yang lolos seleksi dan menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan dua jenis sertifikat. Pertama, sertifikat pelatihan dari Kemnaker. Kedua, sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikat BNSP menjadi nilai tambah di pasar kerja karena diakui secara nasional sebagai bukti kompetensi teknis seorang tenaga kerja.