BOALEMO — Persiapan program Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Boalemo memasuki tahap pemetaan lokasi. Bupati Boalemo Rum Pagau menerima kunjungan silaturahmi tim survei Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk membahas kesiapan wilayah pesisir yang berpotensi dikembangkan.
Pertemuan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo dan Kepala Dinas Perikanan Boalemo Asra Murad. Agenda utamanya membahas kesiapan serta pemetaan sejumlah kawasan pesisir calon lokasi program.
Dari sembilan desa yang berpotensi mendapat alokasi program, pemerintah daerah untuk sementara mengusulkan empat desa sebagai calon lokasi. Lima desa lainnya akan dikaji lebih lanjut lewat survei lapangan.
Tim survei UNG dijadwalkan meninjau desa-desa potensial dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan ke depan. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi wilayah, potensi perikanan, serta kesiapan masing-masing desa mendukung pelaksanaan program.
Keterlibatan tim survei UNG diharapkan membantu pemerintah daerah menentukan lokasi yang tepat. Pertimbangannya mencakup potensi dan kesiapan wilayah untuk dikembangkan menjadi kawasan perikanan terpadu.
Rum Pagau menyambut baik kunjungan tim survei dan memberikan respons positif terhadap rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Boalemo.
Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu upaya strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu, program ini ditujukan memperkuat aktivitas ekonomi nelayan dan membuka peluang pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Boalemo.
Melalui penjajakan dan survei sejak dini, Pemkab Boalemo berharap persiapan program tahun 2027 berjalan lebih terarah. Harapannya, pelaksanaan program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.